/
Rabu, 09 November 2022 | 12:25 WIB
Ilustrasi Virus Covid-19 XBB. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Diprediksi penyebaran Covid-19 subvarian XBB terus mengalami peningkatan dan bisa tembus 20 ribu kasus per hari. Hal ini diungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Budi menerangkan, angka 20 ribu kasus tersebut diprediksi sebagai puncak dari penyebaran Covid-19 subvarian XBB. 

"Kalau mengikuti pola Singapura, harusnya dalam satu bulan ke depan ini akan naik mendekati angka 20 ribu per hari. Sama seperti bulan Agustus kemarin," katanya pada (8/11/2022).

"Buat perbandingan, kalau kita rasakan angka 20 ribu per hari seperti bulan Agustus. Kan kita kemarin sempat naik sampai 20 ribu kasus," tambah Budi.

Dia menerangkan, subvarian XBB dan XBB 1 memiliki dampak tingkat kematian dan keparahan penyakit lebih rendah dibandingkan subvarian Omicron BA.1 dan BA.2.

"Jadi memang subvarian XBB ini kalau kita lihat dari Singpura, naiknya lebih cepat, dibandingkan BA.4 dan BA.5, tapi lebih rendah dari BA.1 dan BA.2," katanya melansir dari PMJNews.com.

"Sebagai informasi, BA.1 dan BA.2 kita puncaknya di 60 ribu kasus per hari, yang bulan Januari-Ferbuari dan itu dicapai dalam waktu dua bulanan sejak kasus teridentifikasi," kata Budi.

Namun, lanjut Budi, angka capaian kasus subvarian XBB ini dinilai tak akan setinggi subvarian sebelumnya. Kendati demikian, Budi memastikan pihaknya telah siap menyiagakan fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh daerah.

"Nah, rumah sakit kita kan (kapasitas) bisa 100 ribu. Jadi waktu kemarin Omicron bulan Januari-Februari hanya 20 ribu, yang kemarin (Juli-Agustus) hanya 5.000. Jadi harusnya sih kapasitas kita masih ada," pungkasnya.

Baca Juga: Perusahaan Induk Facebook akan Lakukan PHK Skala Besar

Load More