/
Sabtu, 12 November 2022 | 22:16 WIB
Ilustrasi pelayanan kesehatan di Puskesmas. (SuaraJogja.id/Wahyu Turi)

PURWASUKA - Pusat kesahatan masyarakat (Puskesmas) di Desa Wanakerta, Kecamatan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang terpaksa harus mengontrak sebuah rumah agar tetap bisa melayana warga setempat.

Hal ini disebabkan kondisi gedung Puskesmas yang saat ini cukup memprihatinkan. Pihak Puskesmas menyulap sebuah rumah kontrakan agar bisa tetap beroperasi.

Kepala Puskesmas Wanakerta, Drg. Veronica mengatakan, pihaknya terpaksa pindah ke sebuah rumah kontrakan agar pelayanan kesehatan terhadap warga tetap berjalan.

“Iya alasan puskesmas pindah atau ngontrak karena bangunan sudah rusak. Dengan dasar dari surat Dinas PUPR Karawang. Dan PUPR survei ke Wanakerta,” katanya, Sabtu, (12/11/22).

Dia menjelaskan, kondisi bangunan Puskesmas yang rusak ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun karena tidak diperbaiki saat ini semakin rusak parah.

Bahkan, sambung Veronica plafon dan atap bangunan kondisinya sudah lapuk sehingga membahayakan para pekerja. Bila ini terus dibiarkan maka dikhawatikan akan roboh.

Dia menerangkan, Puskesmas Wanakerta mulai pindah ke rumah kontrakan sejak bulan Oktober 2022 lalu. Ruangan di rumah kontrakan ini pun kemudian diubah sebisanya menjadi ruangan pelayanan.

Untuk mengakali ruangan yang serba terbatas, pihak Puskesmas juga memaksimalkan sistem pelayanan puskesmas keliling (pusling).

“Yang namanya kita memberikan pelayanan tidak bisa terbatas oleh ruangan, seperti kegiatan kami tadi kami melakukan kegiatan pusling ke masyarakat,” katanya mengutip Tvberita.co.id.

Baca Juga: Sharp Siap Gencarkan Bisnis Ponsel di Indonesia

Meski begitu, dirinya berharap agar Puskesmas Wanakerta Karawang tak lagi ngontrak dan memiliki bangunan yang layak. Hal itu demi menunjang kebutuhan medis masyarakat sekitar.

“Walaupun dengan keterbatasan bangunan ini, kami berharap semua tenaga kesehatan tetap optimal dalam memberikan pelayanan, dan puskesmas Wanakerta dapat segera memiliki bangunan yang layak,” pungkas Veronica.

Load More