PURWASUKA - Kepala Badan nasional penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto menjelaskan korban jiwa akibat gempa bumi M 5,6 di Kabupaten Cianjur bertambah menjadi 17 orang.
"Sekarang sudah nambah lagi korban meninggal sudah 17 orang meninggal dunia." kata Letjen Suharyanto di Youtube Resmi Infobmkg pada 21 November 2022.
Selain itu, Suharyanto mengatakan bawha ada 19 orang luka berat akibat dampak gempa bumi tersebut.
"Luka-lukanya yang cukup berat ini sebenarnya." sambungnya.
Selain korban jiwa, ia juga mengatakn bahwa hingga kini tercatat sebanyak 343 rumah yang rusak berat.
"Rumah yang rusak berat saat ini terdata sudah ada 343 rumah yang rusak berat, kemudian 1 unit pondok pesantren, 1 unit rumah sakit umum daerah Cianjur, 4 unit gedung pemerintahan besar, 3 unit tempat pendidikan, 1 unit sarana ibadah rusak, 1 unit toko, 1 unit cafe dan ada 1 jalan yang terputus." ungkapnya.
Sebelumnya, korba jiwa sendiri tercatat hanya ada 14 orang. Namun, selang setengah jam sudah bertambah menjadi 17 orang.
Untuk lokasi daerah yang terdampak parah akibat gempa cianjur yakni Kecamatan Cilapu, Desa Rancagoong, Kecamatan Cianjur, Desa Limbangan sari dan Kecamatan Jugenang.***
Baca Juga: Jaksa AM Tersangka Mafia Tanah, Serobot Tanah Warga Malang Sari Seluas 10 Hektare
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga