/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:20 WIB
Sekda Karawang Acep Jamhuri. (Antara)

PURWASUKA - Proses relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok, Kabupaten Karawang yang berlangsung pada Rabu (7/12/2022) berujung ricuh. Bahkan, sejumlah pedagang yang menolak relokasi sampai melempari batu kepada rombongan Bupati Karawang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karawang, Acpe Jamhuri mengatakan, pihaknya sangat kecewa dengan sikap penolakan yang dilakukan oleh sejumlah pedagang.

Dia menyebut, aksi pelemparan batu terhadap rombongan Bupati Karawang merupakan tindak kriminal. Disebutkan juga, saat ini polisi sedang menyelidiki peristiwa kericihan tersebut.

“Bagi yang bertindak anarkis akan dicari benang merahnya, siapa yang nyuruh, yang biayai, itu tugas penegak hukum,” katanya pada Kamis (8/12/2022).

Acep menerangkan, rombongan Bupati Karawang ke Pasar Rengasdengklok untuk berkomunikasi dengan para pedagang. Namun malah disambut dengan tindakan anarkis. 

“Jadi intinya kedatangan kita untuk komunikasi dengan pedagang saling menagih janji komitmen terkait Awning yang sebelumnya diminta oleh pedagang,” terangnya mengutip dari Tvberita.co.id.

“Kita diserang dengan lemparan batu, petasan, bahkan kembang api jadi tidak ada titik temu. Jadi kerusuhan di Rengasdengklok kemarin sudah kriminal, dan itu ranah penegak hukum,” tambah Acep.

Dia menambahkan, soal keberatan pedagang Pasar Rengasdengklok terkait tingginya harga sewa kios di Pasar Proklamasi masuk dalam pembahasan. Pihaknya juga akan mengevaluasi harga kios tersebut.

Pihaknya meminta PT VIM untuk menyesuaikan harga kembali sesuai kemampuan pedagang.

Baca Juga: Vonis Bebas Mayor Isak Satu Buka Keraguan Para Korban Kasus HAM Paniai: Peradilan Cuma Panggung Sandiwara

“Tadi harga dievaluasi kelayakan seperti apa. Harga itu akan disesuaikan, Pemda akan menekan PT VIM sesuai layaknya harga itu berapa, karena Pemda juga tidak diam,” kata Acep.

Acep menjelaskan, meski terjadi penolakan soal relokasi pedagang akan dibereskan dalam waktu dekat. Bahkan Bupati Karawang, sedang berupaya dan berkomunikasi dengan para tokoh pedagang di sana.

“Kita komunikasi dulu dengan mereka, mudah-mudahan mereka akan pindah dengan sendirinya,” pungkasnya.

Load More