PURWASUKA – Kabiro Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Barnas Adjidin mengatakan, Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat mendapatkan bantuan Rp2,4 miliar pertahun.
Bantuan Rp2,4 miliar pertahun untuk PWNU Jawa Barat tersebut dinilai paling besar dibandingkan organisasi keagamaan lainnya seperti Persis atau Muhammadiyah.
“Dalam setahun PWNU Jawa Barat dapat bantuan Rp2,4 miliar, kurang lebih seperti itu, yang pasti PWNU Jawa Barat lebih besar bahkan jauhlah (dibandingkan organisasi keagamaan lainnya),” kata Kabiro Kesra Provinsi Jawa Barat, Barnas Adjidin, Bandung, Selasa, 27 Desember 2022.
Lebih lanjut Barnas Adjidin menjelaskan, nilai bantuan PWNU Jawa Barat lebih besar dibandingkan ormas keagamaan lainnya karena PWNU Jawa Barat merupakan ormas keagamaan yang paling besar di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.
Sehingga wajar Pemerintah Provinsi Jabar memberikan bantuan untuk ormas keagamaan yang memang paling besar di Indonesia, khususnya Jabar.
“Kita kan tahu Nahdlatul Ulama di Jawa Barat ini masuk ormas Islam terbesar.Tentunya pemerintah harus adil, kalau ormasnya terbesar. Pemerintah harus memperhatikan yang lebih besar,” jelas dia.
“PWNU Jabar kan organisasi besar, maka bantuannya besar juga dibandingkan (ormas keagamaan) lainnya. Besarnya itu selesihnya bisa 50 persen lebih dari ormas keagamaan lainnya seperti Muhammadiyah dan Persis,” tambah dia.
Selain itu, alasan lain mengapa PW Nahdlatul Ulama Jabar mendapatkan bantuan paling besar, karena Nahdlatul Ulama dinilai Pemerintah Provinsi Jabar, khususnya Ridwan Kamil sebagai organisasi yang berkomitmen mengawal pembangunan keumatan.
Sehingga tak bisa diragukan lagi hubungan Pemerintah Provinsi Jabar dengan PWNU Jabar sangat baik dan bersinergi. Masalah bantuan Rp1 triliun lebih tersebut sudah beres. Hanya memang komunikasi yang memang harus lebih ditingkatkan.
Baca Juga: Mau Mudik atau Sekedar Bepergian, Simak Dulu Prakiraan Cuaca Transportasi Darat di Jawa Barat
“Hal ini (masalah klaim sepihak bantuan Rp1 triliun lebih) itu bisa diselesaikanlah. Kita tentu paham, tidak melulu seperti jalan (hubungan tak selalu harmonis). Ada saja lubang kecil, tapi itu hanya lubang kecil pasti bisa diselesaikan,” ucap dia.
“Memang lubang kecil itu (masalah bantuan Rp1 triliun untuk NU Jabar) bisa bahaya, Makanya kita selesaikan,” sambung dia.
Ia menambahkan, selain bantuan untuk Nahdlatul Ulama lebih besar dibandingkan organisasi masyarakat lainnya. Pemerintah Provinsi Jabar pun memberikan kesempatan lebih luas untuk PW Nahdlatul Ulama Jabar seperti dalam kepengurusan Masjid Al-Jabbar.
“Contoh dalam menetapkan pengurus Masjid Al-Jabbar, tentunya PW Nahdlatul Ulama Jabar lebih banyak (porsinya) dibandingkan Muhammadiyah dan Persis,” tambah dia. ***
Berita Terkait
-
Soal Bantuan Rp1 Triliun untuk NU, Pemprov Jabar Klaim yang Dikatakan Ridwan Kamil Benar
-
Utusan Ridwan Kamil Ditolak, NU Jabar Masih Menunggu Klarifikasi Gubernur Jabar Langsung
-
Pemprov Jabar Merahasiakan Data Anggaran Bantuan untuk NU dan Ormas Keagamaan Lainnya, Ada Apa?
-
Dianggap Tak Selevel, NU Jawa Barat Tolak Utusan Ridwan Kamil
-
Diminta Klarifikasi oleh NU Jawa Barat, Ridwan Kamil Tak Bisa Hadir dengan Dalih Ini
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
Terkini
-
Warga Depok dan Bekasi Wajib Tahu: Dedi Mulyadi Pangkas Aturan Ribet Bayar Pajak Kendaraan
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
-
Novel Boulevard of Wedding Dreams: Cara Memaknai Cinta setelah Patah Hati
-
Strategi Menyimpan Uang THR untuk Generasi Sandwich, Anti Boncos Pasca Lebaran
-
Kejari Jakbar Setor Rp530 Miliar Hasil Rampasan Kasus Judi Online ke Kas Negara
-
Indonesia Beli Rudal BrahMos, Barat Ketar-ketir! Bisa Tenggelamkan Kapal Induk dalam Hitungan Detik
-
Wamen HAM Soroti Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus, Minta Polisi Usut Tuntas dan Terbuka
-
Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husein, Teladan Umat Muslim
-
Novel Gionaya: Kisah Dua Saudara Tiri yang Terjebak Rasa Tak Biasa
-
Fitur Kamera Oppo Find X9 Ultra Terungkap: Pakai Sensor Sony 200 MP dan Zoom Optik 10X