/
Kamis, 29 Desember 2022 | 18:39 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah). (*/Fitri Rachmawati/)

PURWASUKA-Hari ini (Kamis, 29 Desember) Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akhirnya bertemu dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat untuk mengklarifikasi soal bantuan Rp1 triliun yang jadi polemik di internal NU Jabar. 

Ridwan Kamil mengatakan, hasil pertemuan dengan PWNU Jawa Barat tadi menjelaskan secara mendalam soal bantuan Rp1 triliun untuk Nahdlatul Ulama Jabar. 

Menjelaskan terkait kemana saja anggaran Rp1 triliun untuk NU Jabar, khususnya untuk masyarakat Jawa Barat yang memang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama Jabar. 

“(Hasil pertemuan tadi), sudah tidak ada masalah itu, hanya masalah penjelasan yang dibutuhkan secara mendalam,” kata Ridwan Kamil usai pertemuan dengan PWNU Jawa Barat, Bandung, Kamis, 29 Desember 2022. 

“Tadi saya hadir, karena saya sangat menghormati ulama. Tadi saya menjelaskan secara mendalam, dan alhamdulilah dipahami. Itu (anggaran Rp1 triliun) untuk program-program warga Jabar yang memang berafiliasi kepada Nahdlatul Ulama, kira-kira begitu,”sambung dia. 

Setelah berdiskusi tambah gubernur Jabar, ternyata memang penerima bantuan Rp1 triliun tersebut bukan kepada Nahdlatul Ulama sebagai ormas keagamaan. Melainkan kepada masyarakat Jabar yang memang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama Jabar.

“Inilah bentuk rasa sayang saya kepada mereka (Nahdlatul Ulama) yang memberikan bantuan dalam bentuk program,” tambah dia. 

Memang bantuan yang telah diberikan tersebut tak melulu dalam bentuk uang, tetapi sebagian dalam bentuk program. 

“Ada program Sadesa yang melibatkan organisasinya (Nahdlatul Ulama Jabar), dan ada program kemandirian ekonomi,”ucap dia mengakhiri. 

Baca Juga: Terkait Bantuan untuk PWNU Jawa Barat, Juhadi Muhammad: Bantuannya Tidak Besar Hanya Rp2,4 Miliar

Ditempat yang sama, Kabiro Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat Barnas Adjidin menambahkan, pertemuan tadi membahas soal bantuan Rp1 triliun lebih yang jadi polemik. 

Gubernur Jabar sudah menjelaskan secara merinci kepada PW Nahdlatul Ulama Jabar terkait kemana saja bantuan Rp1 triliun lebih tersebut diberikan. 

“Nilainya betul kok Rp1 triliun lebih, pokonya lebih besar dari itu. Sudah dijelaskan, sudah sangat rinci dijelaskannya ke PW Nahdlatul Ulama Jabar,” tambah dia. 

Saat JABARNEWS kembali meminta data bantuan Rp1 triliun lebih tersebut kepada Kabiro Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat Barnas Adjidin. Pihaknya kembali menolak memberikan dengan alasan tidak perlu, karena sudah disampaikan kepada PW Nahdlatul Ulama Jabar. 

“Enggak, enggak usah. Sudah kita sampaikan kepada pimpinan PW Nahdlatul Ulama Jabar,”tegas dia. ***

Sumber: 
JABARNEWS

Load More