PURWASUKA- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat membenarkan pihaknya mendapatkan bantuan Rp2,4 miliar pertahun dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Namun nilai bantuan untuk PWNU Jawa Barat tersebut tidaklah besar, sebagaimana disebutkan oleh Pemprov Jawa Barat.
“Bantuannya (dari Pemprov Jawa Barat) tidak besar. Kecillah, hanya Rp2,4 miliar, bantuan tersebut langsung diberikan untuk PWNU Jawa Barat,” kata Ketua PWNU Jawa Barat Juhadi Muhammad, Bandung, baru-baru ini.
Bantuan Rp2,4 miliar tersebut kata Juhadi Muhammad, tidak hanya untuk PWNU Jawa Barat, tetapi untuk Pimpinan Cabang-Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama di daerah.
“Kita (PW Nahdlatul Ulama Jabar) punya banyak lembaga, dan pengurus cabang, dan bantuan tersebut dialokasikan untuk pembinaan dan lainnya (kegiatan),” kata dia.
Sementara itu sebelumnya, Kabiro Kesra Provinsi Jawa Barat, Barnas Adjidin mengatakan, Pemerintah Provinsi Jabar setiap tahun memberikan bantuan Rp2,4 miliar untuk PW Nahdlatul Ulama Jabar.
Bantuan Rp2,4 miliar pertahun untuk PWNU Jawa Barat tersebut dinilai paling besar dibandingkan organisasi keagamaan lainnya.
“Dalam setahun PWNU Jawa Barat dapat bantuan Rp2,4 miliar, kurang lebih seperti itu, yang pasti PWNU Jawa Barat lebih besar bahkan jauhlah (dibandingkan organisasi keagamaan lainnya),” kata Kabiro Kesra Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Barnas Adjidin, Bandung, Selasa, 27 Desember 2022.
Nilai bantuan PWNU Jawa Barat tersebut lebih besar dibandingkan ormas keagamaan lainnya, karena PWNU Jawa Barat merupakan ormas keagamaan yang paling besar di Indonesia, termasuk di Jawa Barat.
Baca Juga: 2 Kode Redeem CODM 29 Desember 2022
Sehingga wajar Pemerintah Provinsi Jabar memberikan bantuan untuk ormas keagamaan yang memang paling besar di Indonesia, khususnya Jabar.
“Kita kan tahu Nahdlatul Ulama di Jawa Barat ini masuk ormas Islam terbesar.Tentunya pemerintah harus adil, kalau ormasnya terbesar. Pemerintah harus memperhatikan yang lebih besar,” jelas dia.
“PWNU Jabar kan organisasi besar, maka bantuannya besar juga dibandingkan (ormas keagamaan) lainnya. Besarnya itu selesihnya bisa 50 persen lebih dari ormas keagamaan lainnya seperti Muhammadiyah dan Persis,” tambah dia.
Selain itu, alasan lain mengapa PW Nahdlatul Ulama Jabar mendapatkan bantuan paling besar, karena Nahdlatul Ulama dinilai Pemerintah Provinsi Jabar, khususnya Ridwan Kamil sebagai organisasi yang berkomitmen mengawal pembangunan keumatan.
Sehingga tak bisa diragukan lagi hubungan Pemerintah Provinsi Jabar dengan PWNU Jabar sangat baik dan bersinergi. Masalah bantuan Rp1 triliun lebih tersebut sudah beres. Hanya memang komunikasi yang memang harus lebih ditingkatkan.
Ia menambahkan, selain bantuan untuk Nahdlatul Ulama lebih besar dibandingkan organisasi masyarakat lainnya. Pemerintah Provinsi Jabar pun memberikan kesempatan lebih luas untuk PW Nahdlatul Ulama Jabar seperti dalam kepengurusan Masjid Al-Jabbar.
“Contoh dalam menetapkan pengurus Masjid Al-Jabbar, tentunya PW Nahdlatul Ulama Jabar lebih banyak (porsinya) dibandingkan Muhammadiyah dan Persis,” tambah dia. ***
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil dan PWNU Jawa Barat Bertemu, Bahas Kesra Jabar Gate Rp1 Triliun?
-
Polemik Kesra Jabar Gate Rp1 Triliun Lebih, PWNU Jawa Barat: Stop Fitnah Nahdlatul Ulama
-
Pemprov Jabar: Dibandingkan Muhammadiyah dan Persis, PWNU Jawa Barat Paling Besar Dapat Bantuannya
-
Polemik Kesra Jabar Gate antara Ridwan Kamil dengan PWNU Jabar, DPRD Bilang Begini
-
Soal Klaim Ridwan Kamil Berikan Bantuan Rp1 Triliun Untuk PWNU Jabar, Pengamat Sarankan KPK Telusuri Biar Jelas!
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan