PURWASUKA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigarsi (Disnkertrans) Kabupaten Karawang mencatat terjadi lonjakan warganya yang pergi ke luar negeri untuk bekerja selama 2022.
Kepala Bidang Penerimaan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Karawang, Endang Syarifudin mengatakan, dibandingkan tahun 2021 kenaikan terjadi sangat signifikan pada tahun 2022.
"Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah warga Karawang yang berangkat menjadi TKI (tenaga kerja Indonesia) sangat signifikan peningkatannya pada tahun 2022," ujarnya, Senin (2/1/2023).
Pada tahun 2021 jumlah warga Kabupaten Karawang yang berangkat kerja ke luar negeri mencapai 264 orang. Sedangkan pada tahun 2022 jumlahnya meningkat menjadi 2.376 orang.
Adapun negara yang menjadi tujuan untuk bekerja meliputi Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, Jepang, Rumania, Brunei Darussalam, Polandia, dan negara-negara di Timur Tengah.
Dari negara-negara tersebut, paling banyak selam tahun 2022 warga Kabupaten Karawang bekerja di Taiwan, Malaysia, dan Singapura sebagai tujuan.
Selama tahun 2022, menurut dia, ada 1.404 orang yang berangkat ke Taiwan, 340 orang yang pergi ke Malaysia, dan 336 orang yang menuju ke Singapura untuk bekerja.
Sambungnya, selama tahun 2021 kebanyakan pekerja asal Karawang pergi ke Singapura dan Hong Kong untuk bekerja.
Jumlah pekerja Karawang yang berangkat ke Singapura dan Hong Kong untuk bekerja tercatat masing-masing 187 orang dan 139 orang selama 2021.
Baca Juga: Erick Thohir Beri Kode Bangun Lebih Banyak Infrastruktur Kereta Api di Indonesia
Endang mengemukakan, jumlah pekerja yang berangkat ke luar negeri sepanjang 2022 meningkat signifikan karena pembatasan-pembatasan yang sebelumnya diterapkan untuk mengendalikan penularan Covid-19 sudah dilonggarkan.
Dia memperkirakan tenaga kerja asal Karawang yang berangkat ke luar negeri meningkat lagi selama 2023, karena pembatasan untuk mengendalikan penularan Covid-19 sudah dicabut dan pemerintah berencana mengizinkan kembali pemberangkatan pekerja Indonesia ke Arab Saudi setelah menghentikan sementara penempatan pekerja non-formal di negara itu pada 2011.
"Tahun ini juga kemungkinan akan ada peningkatan jumlah keberangkatan TKI dari Karawang, karena informasinya pemberangkatan ke Arab Saudi akan dibuka lagi," ucapnya melansir dari Antara.
Endang mengatakan bahwa tenaga kerja asal Karawang bekerja di sektor formal maupun non-formal di luar negeri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan