PURWASUKA- Sidkon Djampi, anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi PKB mengingatkan bantuan atau hibah untuk Nahdlatul Ulama (NU) kultural atau Nahdliyin yang disebut-sebut Rp1,6 triliun jangan sampai menimbulkan kecemburuan antar sesama ormas keagamaan atau ormas Islam.
Meskipun bantuan Rp1,6 triliun tersebut untuk warga Nahdliyin bukan NU secara kelembagaan. Namun, tak bisa dipungkiri bantuan tersebut menimbulkan kecemburuan.
Apalagi bantuan yang diklaim Ridwan Kamil telah diberikan untuk warga Nahdliyin tersebut nilainya besar. Sementara ormas keagamaan khususnya ormas Islam yang butuh perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat banyak.
“Ridwan Kamil seharusnya mempertimbangkan ormas keagamaan itu bukan hanya NU. Tapi ada Persis, Muhammadiyah dan ormas keagamaan lainnya. Bantuan itu jangan sampai menimbulkan kecemburuan,” kata Sidkon Djampi, Bandung, Selasa,3 Januari 2023.
Belum lagi kata Sidkon Djampi, ada pernyataan Ridwan Kamil yang tidak sama. Di depan publik Ridwan Kamil menyebutkan Rp1 triliun, sementara PWNU Jawa Barat mengungkapkan Rp1,6 triliun.
Seharusnya dalam pernyataannya, gubernur Jawa Barat pun menyebutkan total anggaran hibah keagamaan kepada publik. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan di internal Nahdlatul Ulama Jawa Barat, dan potensi kecemburuan sosial.
“(Menjelaskan) misalkan NU sekian, Persis sekian dan organisasi keagamaan lainnya. Jangan sampai NU yang justru dihantam (dicurigai). Disitu saya tak rela, karena itu semestinya berhati-hati kalau membuat pernyataan,” tegas dia.
Sementara itu, sebelumnya PWNU Jawa Barat mengungkapkan, Ridwan Kamil justru mengaku telah memberikan bantuan untuk Nahdliyin Rp1,6 triliun.
Namun demikian, PWNU Jawa Barat masih mempertanyakan soal penerima bantuan Pemprov Jabar tersebut apakah, betul warga Nahdliyin.
Baca Juga: 4 Kode Redeem CODM 3 Januari 2023, Coba Keberuntungan Kalian di Awal Tahun
“Masalah yang masih menggantung berarti data yang terverifikasi soal Rp1,6 triliun tersebut apakah betul mengalir ke warga NU ya (atau penerima bodong),” ungkap Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah NU Jawa Barat, Kurnia Permana Kusumah, Bandung, belum lama ini.
“Gubernur menyebutkan angka Rp1,6 triliun itu berikut melampirkan data-data pihak-pihak yang mendapat bantuan (masyarakat Nahdliyin). (Data masyarakat Nahdliyin) tentu berbeda (yang dimiliki PWNU Jabar), dan kami tidak memiliki datanya (data para pihak yang menerima bantuan), disinilah silang sengketa itu terjadi,” tambah dia. ***
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Bocorkan Bantuan untuk NU Sebetulnya Rp1,6 Triliun, Makin Tidak Jelas?
-
Data Penerima Bantuan Tetap Dirahasiakan Pemprov Jabar,Meski Ridwan Kamil dan PWNU Jabar Sudah Bertemu
-
Bertemu PWNU Jawa Barat, Ridwan Kamil Ungkap Bantuan Satu Triliun untuk Nahdliyin Bukan NU Secara Organisasi
-
Ridwan Kamil dan PWNU Jawa Barat Bertemu, Bahas Kesra Jabar Gate Rp1 Triliun?
-
Ridwan Kamil Diminta Transparan Soal Kesra Jabar Gate, Legislator: Itu Hasil Bayar Pajak Masyarakat
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan