PURWASUKA- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diketahui telah bertemu Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jabar kemarin.
Usai pertemuan tertutup tersebut, Ridwan Kamil mengklaim polemik Kesra Jabar Gate Rp1 triliun sudah selesai.
Dalam pernyataannya, Ridwan Kamil hanya menyampaikan anggaran Rp1 triliun telah diberikan untuk masyarakat Jawa Barat yang berafiliasi dengan NU atau disebut warga NU kultural (Nahdliyin), bukan diberikan kepada struktur NU Jawa Barat.
Ridwan Kamil pun tidak menjelaskan nilai keseluruhan rincian anggaran bantuan untuk Nahdliyin tersebut. Termasuk tidak menjelaskan dan menunjukkan bukti bahwa penerima bantuan tersebut benar warga Nahdliyin bukan penerima bodong atau yang mengatasnamakan NU.
Dikonfirmasi JABARNEWS terkait nilai keseluruhan rincian anggaran dan penerima bantuan untuk Nahdliyin tersebut. Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah NU Jawa Barat, Kurnia Permana Kusumah mengungkapkan, sebenarnya nilai keseluruhan anggaran bantuan untuk Nahdliyin bukan Rp1 triliun melainkan Rp1,6 triliun.
“Gubernur menyampaikan bocoran, sebenarnya bukan Rp1 triliun. Tapi, Rp1,6 triliun sudah dicairkan untuk kelompok Nahdliyin,” ungkap Kurnia Permana Kusumah kepada JABARNEWS, Bandung, Jumat, 30 Desember 2022.
Selain itu, gubernur Jabar pun menjelaskan yang menerima bantuan tersebut bukan struktur NU melainkan kultural NU. Saat menjelaskan, gubernur memang menunjukkan data yang ternyata tidak kami miliki atau tidak sama (data warga Nahdliyin).
“Gubernur menyebutkan angka Rp1,6 triliun itu berikut melampirkan data-data pihak-pihak yang mendapat bantuan (masyarakat Nahdliyin). (Data masyarakat Nahdliyin) tentu berbeda (yang dimiliki PWNU Jabar), dan kami tidak memiliki datanya (data para pihak yang menerima bantuan), disinilah silang sengketa itu terjadi,” jelas dia.
“Misalnya ada pesantren NU dapat bantuan Rp200 juta, tapi tidak mau melapor atau rerencepan, ini menyulitkan kami PWNU dalam pendataan penerima bantuan tersebut,” tambah dia.
Baca Juga: 4 Kode Redeem CODM 30 Desember 2022
Sementara gubernur punya data atau catatan yang masuk berupa berita acara yang sepertinya sulit dibantah.
“Masalah yang masih menggantung berarti data yang terverifikasi soal Rp1,6 triliun tersebut apakah betul mengalir ke warga NU ya (atau penerima bodong),” ucap dia.***
Sumber:
JABARNEWS
Berita Terkait
-
Data Penerima Bantuan Tetap Dirahasiakan Pemprov Jabar,Meski Ridwan Kamil dan PWNU Jabar Sudah Bertemu
-
Bertemu PWNU Jawa Barat, Ridwan Kamil Ungkap Bantuan Satu Triliun untuk Nahdliyin Bukan NU Secara Organisasi
-
Ridwan Kamil dan PWNU Jawa Barat Bertemu, Bahas Kesra Jabar Gate Rp1 Triliun?
-
Ridwan Kamil Diminta Transparan Soal Kesra Jabar Gate, Legislator: Itu Hasil Bayar Pajak Masyarakat
-
PCNU Purwakarta Minta Ridwan Kamil Segera Jelaskan Soal Kesra Jabar Gate, Alasannya Karena Ini
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo