PURWASUKA- Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, proyek pembuatan konten untuk museum dalam Masjid Al Jabbar, Gedebage Kota Bandung yang nilai investasinya tembus Rp14,5 miliar bakal segera rampung.
Setelah rampung, museum Masjid Al Jabbar ini rencananya bakal diresmikan pada Februari 2023 awal atau pertengahan, dan dalam waktu yang sama bakal dibuka untuk masyarakat umum.
“Dalam waktu dekat selesai (proyek pembuatan konten museum Masjid Al Jabbar), mudah-mudahan Februari 2023 di awal atau pertengahan ini bisa dibuka untuk publik. Nanti masyarakat bisa melihat langsung bagaimana sejarah Islam hadir di Indonesia, khususnya Jawa Barat dan berbagai koleksi serta informasi (sejarah Islam),” kata Bambang Tirtoyuliono, Bandung, belum lama ini.
Mengingat tingginya ekspektasi masyarakat terhadap Masjid Al Jabbar ini kata Bambang Tirtoyuliono, hal ini tampak dari luar biasa banyaknya kunjungan setiap harinya sejak peresmian 30 Desember 2022 lalu.
DBMPR Provinsi Jabar mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan, dan saling menjaga keamanan mengingat masjid Provinsi Jabar ini menjadi aset semua pihak, dan masjid ini dibangun diatas tanah dengan luas kurang lebih 25,31 hektar tanpa proteksi pagar atau pengaman apapun.
“Ini aset luar biasa, maka kami mengimbau masyarakat untuk saling menjaga kebersihan dan keamanan dengan baik. Masjid ini tanpa proteksi, siapapun bisa berinteraksi maka harus dijaga bersama-sama,” imbau dia. ***
Berita Terkait
-
Warganet Serang Instagram Sembilan Matahari Pemenang Proyek Pembuatan Konten Masjid Al Jabbar
-
Pengamat Sebut Pemprov Jabar Tak Realistis Buat Konten Masjid Al Jabbar Sampai Miliaran Rupiah
-
Heboh Pemprov Jabar Mengalokasikan Anggaran Buat Konten Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil Tembus Rp20 Miliar
-
Unggah Video Pembangunan Masjid Al Jabbar, Ridwan Kamil Dikritik Pedas Oleh Netizen, Begini Komentarnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026