PURWASUKA - Pelatih Vietnam, Park Hang-seo mampu membuat perubahan besar bagi timnya yang berjuluk The Golden Warriors. Bahkan, di Piala AFF 2022, tim besutannya mampu mengalahkan Timnas Indonesia.
Namun, kemarin usai laga final leg 2 Piala AFF 2022 antara Thailand vs Vietnam, Park Hang-seo memutuskan untuk menyudahi kebersamaannya dengan Vietnam.
Diketahui, pertandingan leg 2 Thailand vs Vietnam di Piala AFF 2022 berakhir dengan skor 1-0. Karena itu, Park Hang-seo gagal mempersembahkan Piala AFF 2022 sebagai kenangan perpisahan.
Di sisi lain, apa ada yang tahu profil Park Hang-seo?
Dilansir dari banyak sumber, Park Hang-seo lahir pada 1 Oktober 1957 di Gyeongnam, Korea Selatan. Karir pelatihannya bermula ketika ia menjadi asisten untuk timnas Korea Selatan pada 2001 di bawah head coach Guus Hiddink.
Bersama Guus Hiddink, ia mampu membawa Timnas Korea Selatan masuk semifinal Piala Dunia 2002. Kala itu, ia kalah dari tim unggulan Jerman dengan skor tipis 0-1.
Dari pengalaman itu, ia mulai merambah menjadi pelatih di Klub yang ada di negaranya sendiri. Mulai dari Gyeongnam FC, Chunnam Dragons, Sangju Sangmu, dan Changwon Citizen.
Bersama Chunnam Dragons, bahkan Park Hang-seo mampu menjuarai kompetisi divisi kedua Liga Korea Selatan. Seletahnya, bersama Sangju Sangmu ia menyabet K League 2, pada 2013 dan 2015.
Hal itu membuat salah satu negara di Asia Tenggara (Vietnam) tertarik untuk meminangnya dan dijadikan sebagai juru taktik di Timnas Vietnam.
Baca Juga: Liverpool Terpuruk, Jurgen Klopp Tetap Bertahan dan Bakal Lakukan Ini Untuk The Reds
Bahkan, ia juga dapat meraih medali kehormatan dan menjadikannya sebagai orang asing pertama yang dapat kehormatan dari pemerintahan Vietnam pada 2020.
Pada 2023, ia memutuskan untuk berpisah dengan Timnas Vietnam setelah bersama selama 5 tahun. Perpisahan pun terjadi usai laga Final leg 2 antara Thailand vs Vietnam pada 16 Januari 2023.
Sayang pada laga itu, ia harus kalah dari Thailand 0-1. Pada leg pertamanya, Vietnam hanya mampu bermain imbang di My Dinh stadium. Dengan itu agregat jadi 3-2 dan Vietnam dibawah kepemimpinannya gagal juara Piala AFF 2022.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang