PURWASUKA - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari luar kota diduga sering dibuang ke wilayah Kabupaten Karawang. Hal ini dikatakan langsung Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karawang, Ridwan Salam.
Ridwan menerangkan, berdasarkan informasi yang diterimanya banyak ODGJ yang sengaja dibuang ke wilayah Kabupaten Karawang.
Dirinya pun mengaku, tidak melihatnya secara langsung. Namun dari laporan yang masuk, ODGJ yang dibuang rerata berasal dari wilayah Jakarta, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi.
“Saya kalau lihat langsung belum ya, tapi dengar informasi dari lapangan ada. Kirimannya itu dari Kota dan Kabupaten Bekasi serta dari Jakarta,” katanya pada Kamis (26/1/2023).
Disebutkannya, ODGJ ini dibuang secara acak di Kabupaten Karawang. Namun terindikasi daerah yang kerap menjadi pembuangan ODGJ dari luar kota yakni di Jembatan Badami Karawang Barat.
“Indikasinya ini di sekitar jembatan Badami Karawang Barat, di jalan lingkar Tanjungpura dan ketiga di Dawuan Tengah Cikampek,” katanya.
Dia menilai, masifnya ODGJ yang dibuang ke Karawang membuat masyarakat resah, karena tak jarang bisa menyerang secara fisik.
Pihaknya mengaku akan mengklarifikasi hal itu ke pemerintah kota yang dimaksud, dan meminta agar tak ada lagi ODGJ yang dibuang ke Karawang.
“Saya akan coba klarifikasi ke kabupaten lain dan meminta mereka mengawasi itu, karena setau saya Satpol PP di kita tidak ada membuang ke daerah lain. Penanganannya gak seperti itu,” katanya melansir dari Tvberita.co.id.
Baca Juga: 8 UMKM Binaan Terbaik Semen Gresik Terpilih Ikuti Bazar UMKM Kementerian BUMN di Sarinah Jakarta
Namun, kata dia, Dinsos Karawang tidak bisa bekerja sendirian dalam menangani ODGJ. Koordinasi lintas sektoral diperlukan untuk memecahkan masalah tersebut.
“Setahun ini saya ingin nyisir, tidak mungkin Dinsos sendiri, ssya ingin lintas sektoral, kumpulin dinkes, Satpol PP, Kasat Bimas Polres Karawang terkait penanganan ODGJ,” tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja