Suara.com - Setelah ditunda tiga kali, hari ini, Pemprov DKI Jakarta akhirnya meresmikan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) atau Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Peresmian dilakukan langsung oleh Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono.
"Saya meresmikan penggunaan Skywalk Kebayoran untuk digunakan oleh masyarakat," kata Heru di Kebayoran Lama, Jumat (27/1/2023).
Heru meminta masyarakat agar ikut menjaga dan merawat Skywalk. Selain itu, ia juga meminta semua pihak untuk memanfaatkan Skywalk sesuai dengan peruntukannya
"Tentunya, tolong dirawat dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Harus dijaga," kata Heru.
Dalam kesempatan yang sama ia sekaligus menjawab alasan Pemprov DKI Jakarta menunda peresmian Skywalk Kebayoran Lama hingga tiga kali.
"Tentunya pencocokkan waktu dan pak kadis masih mensempurnakan beberapa koridor 8 sekarang baru beroperasi," kata Heru.
Sementara, Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho juga menyampaikan hal serupa. Ia berharap semua pihak dapat merawat Skywalk Kebayoran Lama yang memiliki panjang lebih kurang 450 meter itu.
"Tentunya ini jadi tugas kami untuk bangun dan rawat," ujar Hari
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal meresmikan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) atau Skywalk Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Jumat (27/1/2023) besok.
Baca Juga: Loyalis Murka Hasil Kerja Anies Baswedan di Jakarta Tak Dianggap: Kalau Katarak ke Dokter!
Peresmian tersebut akhirnya dilakukan setelah sempat tertunda hingga tiga kali pada 17, 19, dan 24 Januari 2023.
"(Diresmikan) besok, Jumat pagi," ujar Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho.
Hari mengatakan, peresmian akan dilakukan oleh Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono.
"Iya (diresmikan Heru) rencananya," ucapnya.
Penundaan peresmian Skywalk Kebayoran Lama ini disebabkan revitalisasi Halte TransJakarta Velbak koridor 13 yang belum rampung. Hari memastikan saat ini halte sudah selesai dikerjakan.
"Sudah bisa operasional mudah-mudahan," katanya.
Saat ini, Skywalk tersebut sudah diujicoba untuk bisa digunakan masyarakat. Akses yang menghubungkan Halte Velbak dengan Stasiun Kebayoran Lama sudah bisa dilewati masyarakat.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Jakarta Mulai Bahas Masa Depan Jakpro, Isu Merger Usaha Menguat
-
Jelang Berakhirnya Swastanisasi Air, Pemprov DKI Lakukan Inspeksi Final Kesiapan PAM Jaya
-
Heru Budi Bakal Resmikan Skywalk Kebayoran Lama Besok
-
Heru Beberkan Cara Bereskan Sodetan Ciliwung yang Mangkrak di Tangan Anies
-
Loyalis Murka Hasil Kerja Anies Baswedan di Jakarta Tak Dianggap: Kalau Katarak ke Dokter!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!