- PT KAI melakukan evakuasi bertahap terhadap bangkai gerbong KRL yang terlibat kecelakaan dengan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur.
- Proses penanganan yang dimulai sejak Rabu (29/4/2026) dilakukan secara hati-hati untuk memastikan keselamatan serta kelancaran operasional jalur kereta api.
- Jalur rel lokasi kejadian kini sudah kembali dapat dilintasi kereta api meskipun masih diberlakukan aturan pembatasan kecepatan operasional.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) buka suara soal bangkai gerbong KRL yang masih berada di pinggir rel Stasiun Bekasi Timur lokasi kecelakaan dengan KA Argo Bromo.
Meski proses evakuasi penumpang telah selesai, pemindahan rangkaian rusak dilakukan secara bertahap.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa proses evakuasi tidak bisa dilakukan sekaligus karena harus melalui sejumlah tahapan teknis dan pertimbangan keselamatan.
"Itu kita lakukan bertahap. Kemarin, perlu kita sampaikan bahwa kita melakukan evakuasi dari penumpang selama hampir 10 jam. Kemudian setelah itu baru kita bisa melakukan penarikan gerbong dari lokomotif yang ada di dalam KRL kemarin," ujar Bobby dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).
Setelah proses pemisahan rangkaian, tim baru dapat memulai evakuasi bangkai gerbong KRL dari lokasi kejadian.
"Setelah itu kita baru bisa mulai melakukan evakuasi dari bangkai KRL itu mulai dari jam siang, kemarin jam 12 sampai jam 1," jelasnya.
Namun dalam prosesnya, baru roda KRL yang dievakuasi agar rangkaian rel bisa kembali dilewati.
Sementara sebagian bangkai gerbong yang tertabrak KA Argo Bromo masih dibiarkan di pinggir rel.
Bobby menegaskan, proses penanganan dilakukan secara bertahap untuk memastikan tidak mengganggu jalur operasional kereta lain serta tetap mengedepankan aspek keselamatan.
Baca Juga: Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
Saat ini, jalur rel di lokasi kejadian sudah bisa dilintasi kembali oleh kereta, meskipun dengan pembatasan kecepatan.
"Sehingga untuk prosesnya kita akan melakukan bertahap dan pada saat ini sudah dapat clearance dari KNKT bahwa jalur itu sudah bisa dilakukan dengan catatan pembatasan kecepatan," kata Bobby.
Sebelumnya, pantauan Suara.com di lokasi menunjukkan bangkai gerbong KRL masih berada di sisi rel dan ditutup menggunakan terpal.
Sementara itu, jalur rel utama telah dibersihkan dari material sisa kecelakaan dan mulai dilalui kereta secara terbatas.
Berita Terkait
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Kekayaan Bos Green SM yang Taksinya Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Prabowo Targetkan Swasembada Energi 2029: Kalau Bisa Lebih Dulu, Kita Kerja Cepat
-
Prabowo Dijadwalkan Hadir di Puncak Peringatan Hari Buruh, Ini yang Bakal Ditegaskan
-
Pakar UGM Nilai Pemindahan Gerbong Wanita Tak Sentuh Akar Masalah
-
Minta Polda Metro Jaya Lanjutkan Penyidikan, TAUD Ajukan Praperadilan Terkait Kasus Andrie Yunus
-
Kasus Andrie Yunus, Mahfud MD Soroti Peradilan Koneksitas dan Mandeknya Reformasi
-
Peneror Konser Taylor Swift Menyesal, di Apartemennya Ditemukan Bahan Pembuatan Bom
-
Ngopi Bareng Jadi Awal Rencana Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ternyata Ini Motifnya!