PURWASUKA - Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang akan diberikan fasilitas bantuan dan alat produksi untuk mendukung peningkatan kualitas produk.
Hal ini dikatakan Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UMKM Karawang Agus Jaelani. Dia mengatakan akan disalurkan kepada UMKM melalui Dinas Koperasi dan UMKM Karawang.
"Bantuan kami itu dilakukan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Karawang," ucapnya, Selasa (31/1/2023).
Dia menerangkan, bantuan ini bukan hanya berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Namun dibantu juga dari pemerintah pusat dan Pemprov Jabar.
"Itu semua diberikan untuk pengembangan produksi mereka (pelaku UMKM). Namun tidak hanya dana dan barang, kita juga memberikan fasilitas Haki, perbaikan kemasan, NIB dan juga barcode serta halal dengan harapan UMKM di Karawang bisa lebih berkembang lagi," ucapnya.
Kemudian, pihaknya dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang juga memberikan fasilitas pelatihan, mulai dari membatik, service AC, dan keterampilan lainnya.
"Jadi bentuk fasilitas bantuannya tidak hanya bantuan barang dan dana saja, kita juga mengasah kemampuan mereka," ucap Agus.
Untuk memastikan semua bantuan dipergunakan dengan baik, Dinkop UKM Karawang juga melakukan monitoring dan evaluasi (monev) setiap pekan. Monev tersebut dilakukan ke setiap pelaku UMKM yang menerima bantuan, baik pendanaan maupun dalam bentuk fasilitas.
"Kita cek setiap pekan, demi memantau perkembangan dari setiap pelaku UMKM di Karawang serta tepat guna atau tidak bantuan yang diberikan," katanya.
Di tahun 2023 ini, bupati berharap para pelaku UMKM di Karawang dapat difasilitasi dengan merata.
"Untuk yang belum terfasilitasi, tahun ini insya Allah kita akan penuhi. Karena bantuan-bantuan ini sifatnya bergiliran, tidak menetap di satu UMKM saja," katanya melansir dari Antara.
Sementara itu, Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,7 miliar pada tahun ini untuk bantuan permodalan UMKM.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis