PURWASUKA - Ada tiga kecamatan di Kabupaten Purwakarta yang berkontribusi besar dalam pencapaian produksi padi sepanjang sepanjang tahun 2022.
"Ada tiga kecamatan yang berkontribusi besar pada panen 2022," ucap Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika beberapa waktu lalu.
Ambu Anne sapaan akrabanya, tiga kecamatan yang berkontribusi besar dalam pencapaian produksi padi itu di antaranya Darangdan (12 persen), Pondoksalam (10 persen) dan Wanayasa (9 persen).
Sedangkan untuk yang terkecil ialah di Kecamatan Jatiluhur (2 persen).
Sesuai dengan data Dinas Pertanian dan Pangan Purwakarta, saat ini luas areal sawah baku di wilayah Purwakarta mencapai 18 ribu hektare.
Dari luas sawah tersebut, 10 ribu hektare merupakan sawah irigasi teknis dan 8.000 hektare lainnya sawah tadah hujan atau lahan kering.
Untuk rata-rata produktivitas padi di Purwakarta mencapai 66,8 kuintal gabah per hektare. Kemudian produktivitas padi terendah ialah 45,9 kuintal per hektare. Sedangkan produktivitas tertinggi 85,3 kuintal per hektare.
Bupati mengatakan, persentase capaian produksi padi itu dilakukan untuk memaksimalkan tanaman lahan sawah dengan mekanisasi penyediaan air, tetapi juga melalui upaya untuk memanfaatkan lahan kering dan kebun.
Dia mendorong agar tanaman manggis, durian serta tanaman lainnya yang cocok dengan tanahnya dan alur distribusi serta penjualannya juga harus menjadi perhatian.
Baca Juga: Bupati Anne Ratna Mustika Diberi Ini Pada Harlah Satu Abad NU, Apa Itu?
"Sistemnya perlu ditindaklanjuti, terutama beberapa daerah yang membutuhkan pupuk. Semoga produktifitas petani di Purwakarta terus meningkat," pungkas Ambu Anne.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi