PURWASUKA- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi.
Gelombang tinggi 1,25 sampai 6 meter yang berpotensi menerjang beberapa perairan hingga samudera di Indonesia.
Peringatan dini gelombang tinggi 1,25 sampai 6 meter yang berpotensi menerjang beberapa perairan hingga samudera di Indonesia yang disampaikan BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Jumat 10 Februari 2023) sampai Sabtu 11 Februari 2023.
Dalam peringatan dini tersebut, BMKG pusat mengimbau masyarakat terutama yang tinggal di sekitar perairan yang berpotensi diterjang gelombang tinggi untuk waspada.
“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan (kecepatan angin lebih 15 knot dan gelombang tinggi di atas 1,25 meter). Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan gelombang tinggi di atas 1,5 meter). Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan gelombang tinggi di atas 2,5 meter). Kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan gelombang tinggi di atas 4,0 meter),” harap prakirawan BMKG pusat Ryan Putra Pambudi, Bandung, Jumat 10 Februari 2023.
“Di mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” tambah dia.
Berikut wilayah yang berpotensi diterjang gelombang tinggi 1,25 Sampai 6 meter diantaranya;
Tinggi Gelombang 1,25 sampai 2,5 Meter Berpeluang Terjadi diantaranya;
1. Perairan Utara Sabang
2. Perairan Barat Aceh
3. Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Nias
4. Perairan Kepulauan Mentawai
5. Perairan Pulau Enggano sampai Bengkulu
6. Teluk Lampung bagian Selatan
7. Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias
8. Selat Bali sampai Lombok, Alas sampai Sape bagian Selatan
9. Selat Sumba
10. Laut Sawu
11. Selat Ombai dan Selat Wetar
12. Laut Natuna Utara
13. Perairan Utara Kepulauan Natuna
14. Perairan Kepulauan Seribu
15. Perairan Utara Jawa
16. Laut Jawa
17. Perairan Kepulauan Sabalana hingga Kepulauan Selayar
18. Laut Sumbawa
19. Perairan Utara Pulau Flores
20. Perairan Selatan Bau-Bau hingga Wakatobi
21. Perairan Bitung sampai Likupang sampai Kepulauan Sitaro
22. Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud
23. Laut Maluku
24. Perairan Utara Kepulauan Sula
25. Laut Seram
26. Perairan Pulau Buru hingga Pulau Ambon
27. Perairan Utara dan Timur Halmahera
28. Laut Halmahera
29. Perairan Raja Ampat sampai Manokwari sampai Biak
30. Perairan Sorong hingga Fak-Fak
Tinggi Gelombang 2,25 sampai 4 Meter Berpeluang Terjadi diantaranya;
1. Samudera Hindia Barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung
2. Perairan Barat Lampung
3. Selat Sunda bagian Barat dan Selatan
4. Perairan Selatan Banten hingga Pulau Sumbawa
5. Perairan Selatan Pulau Sumba
6. Perairan Pulau Sawu hingga Kupang sampai Pulau Rote
7. Samudera Hindia Selatan Banten hingga NTT
8. Laut Flores
9. Laut Banda
10. Perairan Kepulauan Sermata sampai Kepulayan Letti sampai Kepulayan Babar
11. Perairan Kaimana sampai Agats hingga Yos Sudarso
12. Perairan Merauke
13. Perairan Jayapura
14. Samudera Pasifik Utara Papua
Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia, Berikut Penjelasannya
Tinggi Gelombang 4 sampai 6 Meter Berpeluang Terjadi diantaranya;
1. Perairan Kepulauan Tanimbar
2. Perairan Kepulauan Kai hingga Kepulauan Aru
3. Laut Arafuru
Dalam peringatan dini gelombang tinggi tersebut disebutkan pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Utara sampai Timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 20 knot.
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian Selatan dominan bergerak dari Barat daya sampai Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 35 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda, Perairan Kepulauan Tanimbar sampai Kepulauan Kai, Aru dan Perairan Amamapare hingga Agats serta Laut Arafuru,” kata dia. ***
Berita Terkait
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG untuk Wilayah Indonesia, Berikut Penjelasannya
-
21 Wilayah di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasan BMKG
-
Info Cuaca di Jawa Barat Jumat 10 Februari 2023, Berikut Penjelasannya
-
Di Jawa Barat Sepanjang Malam hingga Dini Hari Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang, Berikut Penjelasan BMKG
-
Mulai Sore hingga Malam Hari Waspada Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang di Jawa Barat, Begini Kata BMKG
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah
-
PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan
-
Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.
-
Slow Travel di Bhutan: Cara Elegan Melarikan Diri dari Hiruk Pikuk Dunia Modern
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua
-
Dwi Kewarganegaraan akan Diterapkan di Indonesia, Siapa yang Bisa Dapat Kesempatan ini?
-
Hasil Proliga 2026: Surabaya Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
-
Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya