PURWASUKA- Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Indra Gustari menjelaskan terkait hujan ringan hingga ekstrem dan angin kencang yang melanda Jabar selama sepekan kedepan.
Menurut Indra Gustari, beberapa fenomena masih mempengaruhi pembentukan awan yang mengakibatkan peningkatan curah hujan di sebagian besar wilayah Jawa Barat dalam sepekan kedepan (Senin 13 sampai Minggu 19 Februari 2023).
Selain itu, faktor yang menyebabkan Jawa Barat terus diguyur hujan karena faktor aktivitas gelombang atmosfer Kelvin diperkirakan akan cukup aktif di sebagian wilayah Jawa.
“Aliran massa udara dingin dari Asia atau monsoon Asia dominan masuk ke wilayah Indonesia bagian Barat,” kata Indra Gustari dalam siaran pers diterima PURWASUKA di Bandung, Selasa 14 Februari 2023.
Sehingga kata dia, angin di wilayah Jawa Barat masih didominasi oleh angin barat. Kondisi labilitas lokal di sebagian wilayah Jawa Barat masih cukup signifikan.
Faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Barat.
“Berdasarkan prakiraan kondisi global, regional dan model probalistik, diperkirakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terdapat di sebagian kabupaten dan kota di wilayah Jabar untuk sepekan ke depan,” katanya. ***
Sumber:
BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat
Baca Juga: Persib vs PSM, Luis Milla: Ini Ujian
Berita Terkait
-
Dihantam Material Longsor, Rumah Warga Gedangsari Rata dengan Tanah
-
Info BMKG Selasa 14 Februari 2023, 17 Wilayah di Jawa Barat Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang
-
Info BMKG Selasa 14 Februari 2023, Potensi Hujan Kilat dan Angin Kencang Tiga Harian di Jawa Barat
-
Waspada Bencana Hidrometeorologi di 12 Wilayah Jawa Barat, Begini Penjelasan BMKG
-
Prakiraan Cuaca Selasa 14 Februari 2023, Hujan Sepanjang Hari di Sebagian Wilayah Jawa Barat
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?