PURWASUKA - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Karawang berencana menggugat Pemerintah Kabupaten Karawang karena banyaknya kecelakaan yang diakibatkan oleh jalan berlubang atau rusak.
Hal ini disampaikan Ketua Peradi Karawang, Asep Agustian. Dia menerangkan, akibat dari jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki Pemkab Karawang menyebabkan sejumlah pengendara mengalami lukan, bahkan satu orang meninggal dunia.
Menurutnya, jalan rusak ini merupakan tanggung jawab Pemkab Karawang. Bahkan, pihaknya berencana akan mendampingi keluarga korban luka akibat kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan rusak.
“Ini tanggungjawab pemerintah kenapa tidak segera ditambal atau diperbaiki sampai harus menimbulkan korban. Kami siap dampingi korban untuk meminta pertanggungjawabannya melalui pengadilan,” ucapnya, Rabu, 1 Maret 2023.
Asep menilai, Pemkab Karawang belum juga melakukan perbaikan sejumlah jalan rusak. Terlebih pada musim hujan ini, jalan rusak itu cukup membahayakan bagi pengendara.
Seharusnya Pemkab Karawang bertindak cepat melakukan perbaikan dalam kondisi apapun sebelum jatuh korban.
“Korban sudah berjatuhan dibanyak wilayah karena jalan berlubang. Seharusnya itu tidak terjadi jika Pemkab Karawang segera melakukan perbaikan,” ucapnya.
Dia meminta para korban jalan rusak untuk datang ke kantor Peradi dan akan mendapat bantuan hukum dari tim khusus yang dibentuk Peradi membantu korban. Korban baik yang luka ringan atau berat diminta menyertakan kondisi kendaraan yang rusak.
“Kalau motornya rusak di foto aja dan kirim ke kami. Setelah itu kami akan tindak lanjuti," ucapnya mengutip dari Tvberita.co.id.
Menurut Asep, gugatan ke pemerintah harus dilakukan karena hampir setiap tahun korban berjatuhan kaena jalan rusak. Pembiaran jalan rusak oleh Pemkab Karawang hinggga menimbulkan korban karena kecelakaan merupakan perbuatan melanggar hukum yang harus dilawan. Oleh karena itu Asep meminta para korban datang ke kantor Peradi untuk melakukan gugatan.
“Kami siap mendampingi korban untuk melawan sewenang-wenang Pemkab Karawang,” katanya.
Diketahui seorang pengendara motor berinisial SN (22) meninggal dunia setelah menabrak lubang di jalan raya Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur pada Senin, 27 Februari 2023.
Sementara itu, Kanitlaka Polres Karawang, Iptu Ali Idrus mengatakan pihaknya masih menangani kasus kecelakaan yang menewaskan SN (22) di Desa Pinayungan, Kecamatan Telukjambe Timur.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui korban hendak menyalip kendaraan lain dan kemudian terjatuh hingga tewas.
“Masih proses pendalaman dan sekarang masih terus meminta keterangan sejumlah saksi,” ucapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
4 Sepatu Lari yang Ringan dengan Perlindungan Ekstra, Harga 400 Ribuan
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
iPhone Versi Android? Honor 600 Pro Viral karena Iklan di Depan Apple Store
-
Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus
-
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga
-
Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan