PURWASUKA - Data World Population Review pada tahun 2021 menyebutkan peringkat pendidikan Indonesia berada di posisi ke-54 dari total 78 negara. Sementara itu, UNESCO dalam Global Education Monitoring (GEM) Report 2016 menyatakan, Indonesia menempatiperingkat ke-10 dari 14 negara berkembang.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tanah air masih memerlukan perhatian khusus dari segi sarana maupun aksesnya. Berangkat dari kondisi ini, Ruangpeduli bergerak untuk memperbaiki dunia pendidikan dengan membantu sekolah-sekolah yang kondisinya memprihatinkan.
Ruangpeduli adalah inisiatif Ruangguru sebagai wujud kepedulian terhadap tantangan pendidikan yang dihadapi oleh pelajar dan pelaku pendidikan. Platform ini menghubungkan pemberi bantuan dengan pelajar atau pelaku pendidikan yang membutuhkan bantuan akses, dukungan fasilitas belajar, serta konten pendidikan yang berkualitas.
Untuk mewujudkannya, Ruangpeduli bekerjasama dengan Campaign.com, startup pemiliki aplikasi Campaign #ForChange. Bentuk kolaborasinya adalah dengan membuat kampanye di aplikasi Campaign #ForChange, yakni kampanye #PeduliSDN031Longkali dan #PeduliPendidikanBersamaRuangpeduli.
SDN 031 Long Kali adalah salah satu sekolah penerima manfaatnya. Sekolah tersebut adalah gambaran dunia pendidikan Indonesia yang memprihatinkan. Terdiri dari 22 murid dan 7 guru, bangunan sekolah ini hanya memfasilitasi tiga ruangan yang harus disekat dengan bilik untuk memisahkan ruang kelas, ruang guru, dan ruang kepala sekolah.
Para murid hanya bisa belajar dengan fasilitas seadanya tanpa jaringan internet maupun penerangan yang memadai. Pasalnya, lingkungan di sekitar sekolah hanya mengandalkan satu panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik berskala kecil. Kondisi ini diperparah dengan sulitnya akses menuju sekolah yang letaknya sangat terpencil dengan jalan utama yang rusak dan penuh kubangan air jika musim hujan tiba.
Sebentar lagi, murid dan guru SDN 031 Long Kali akan menikmati fasilitas yang lebihbaik. Pasalnya, dari kampanye #PeduliSDN031Longkali di aplikasi Campaign #ForChange, terkumpul donasi sebesar Rp13.705.250,00 yang diberikan oleh sponsor Yayasan Dunia Lebih Baik, Charity Arm dari Campaign.com.
Kesuksesan kampanye ini diikuti dengan kampanye #PeduliPendidikanBersamaRuangpeduli yang diluncurkan pada Desember 2022 lalu dan memperoleh dukungan dari 1.841 orang. Donasi dari kampanye ini akan disalurkan untuk memenuhi renovasi bangunan, pembuatan perpustakaan, dan buku di sekolah-sekolah pelosok lain yang berada di Bengkulu, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.
Menurut Senior Community Officer Ruangguru, Gita Pratiwi, masyarakat harus ikut bergerak untuk membangun pendidikan di tanah air, “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menjalankan perbaikan untuk pendidikan. Kita sebagai masyarakat perlu mengedukasi diri sendiri mengenai pendidikan dan menyadari betapa pentingnya pendidikan itu sendiri bagi kita dan orang sekitar kita. Kondisi Pendidikan yang kita rasa belum baik bisa bersama kita perbaiki dengan mulai memberikan perhatian dan menghubungkannya ke pihak yang bisa membantu,” ujarnya.
Hal ini diamini oleh Engagement Lead Campaign.com, Ahmad Fathul Aziz. Menurutnya, untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia, diperlukan kolaborasi berbagai pihak, “Banyak hal yang harus dibenahi dalam dunia pendidikan Indonesia, infrastruktur sekolah salah satunya. Untuk mewujudkan fasilitas sekolah yang layak, kita tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dari berbagai pihak, seperti yang Campaign.com dan Ruangpeduli lakukan.
Baca Juga: Pelajar di Karawang Diizinkan Tidak Masuk Sekolah Akibat Banjir, Dinas Bilang Begini
Hal ini karena kita butuh sumber daya manusia yang lebih banyak untuk mengkoordinir sekolah-sekolah di pelosok negeri serta pembiayaan renovasi sekolah yang tidak sedikit,” ujarnya. Kampanye #PeduliPendidikanBersamaRuangPeduli dilakukan sejak bulan Desember 2022. Kampanye ini terdiri dari dua aksi, salah satunya adalah mengunggah foto sepasang sepatu atau seragam sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. Aksi yang diselesaikan oleh satu pendukung otomatis dikonversi menjadi dana donasi sebesar Rp25.000.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Gemilang Palembang Raya x DKG 2026 Siap Digelar, QRIS Sumsel Tumbuh 46 Persen
-
Karangan Bunga Hitam Putih Dedi Mulyadi Jadi Sorotan di Balai Kota
-
Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Pejabat Bea Cukai
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Timnas Belanda Kalahkan Swedia, Duta Besar: Maluku Memiliki Arti Sangat Penting
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
Stray Kids Umumkan Album Baru THIS & THAT pada Agustus 2026 dan World Tour
-
Polda Metro Jaya Tegaskan Penanganan Kasus Roy SuryoDokter Tifa Sesuai Prosedur KUHAP