PURWASUKA - Rafi Sugema, Pemuda asal Kabupaten Purwakarta, terpilih menjadi salah satu Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat dalam Rangkaian Jabar Future Leaders Batch V Tahun 2023.
Menurut, Rafi, Jabar Future Leader merupakan ajang bergengsi bagi pemuda-pemudi di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.
Pemuda yang merupakan mahasiswa Program Studi Sarjana Teknik Sipil Fakultad Teknik Universitas Jenderal Achmad Yani Kampus Cimahi mengatakan, program ini memberikan banyak manfaat mulai dari pengembangan kapasitas diri, jejaring, pengalaman, juga sebagai perantara untuk memberikan manfaat kepada masyarakat banyak.
"Para ajudan millenial dalam kegiatan Jabar Future Leaders yang sudah bertugas juga menunjukkan banyak perkembangan dan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat banyak sesuai dengan isu yang diangkat oleh para ajudan," ucap Rafi saat dihubungi melalui Whatsapp pribadinya, Senin, 6 Maret 2023.
Bagi Rafi, melalui kegiatan ini, para ajudan millenial dapat mengamati dan mempelajari kepemimpinan langsung di lapangan.
"Di antaranya, mengenal sistem birokrasi dan administrasi di pemerintahan, mendapatkan pelatihan kepemimpinan dari tokoh-tokoh yang berpengalaman, dan mendapatkan teman atau relasi di lingkungan baru," jelasnya.
Selain itu, Rafi menganggap teori pada ketatanegaraan dapat dilihat praktiknya dalam kehidupan nyata. Bagaimana ilmu perencananaan, berpikir holistik, bekerja secara pentahelix, dan penetapan kebijakan dapat berlangsung untuk pembangunan daerah khususnya dalam bidang infrastruktur.
Dijelaskannya, pada pemilihan Ajudan Milenial Gubernur Jawa Barat ini, setiap calon ajudan diminta untuk mengangkat suatu isu.
“Adapun isu yang saya angkat adalah resesi ekonomi. Isu ini menjadi hal yang sempat mencuat di khalayak umum dan menjadi ancaman serius bagi perekonomian setiap negara," kata Rafi.
Baca Juga: Profil Violenzia Jeanette, Pacar Terbaru Marcelino Lefrandt yang Sudah 7 Tahun Menduda
Namun pada kenyataannya, lanjut dia, tidak banyak masyarakat umum yang mengetahui khususnya pemuda upaya yang perlu dilakukan minimal oleh setiap individu pemuda di Indonesia.
Melalui program ini, Rafi juga ingin memperkenalkan kepada generasi muda Indonesia, khususnya di Jawa Barat, agar nantinya dapat mengambil peran terhadap proses pembangunan yang sedang terjadi di Indonesia.
Rafi bersama bersama ke-14 ajudan terpilih lainnya berkesempatan mendampingi Gubernur Jawa Barat selama sepekan penuh melakukan kunjungan kerja, layaknya seorang ajudan pribadi.
"Setiap finalis akan dijadwalkan untuk menjadi ajudan yang bertugas mendampingi kegiatan Gubernur. Peserta juga didorong untuk mempelajari bagaimana proses kepemimpinan orang nomor satu di Jawa Barat tersebut dalam hal pengambilan keputusan hingga melaksanakan kebijakan," sebutnya.
Sebelum terjun ke lapangan, tambah Rafi, seluruh ajudan millenial terlebih dahulu mengikuti sejumlah pelatihan sembari menjaga kesehatan.
“Saya juga mulai menggali wawasan terkait program dan kebijakan di Jabar seperti apa, serta apa yang kira-kira akan saya tawarkan dan pelajari dari gubernur,” ujar Rafi.
Rafi mengungkapkan, dirinya harus melalui proses panjang sebelum ikut seleksi dan terpilih sebagai ajudal milenial. “Saya harus bersaing dengan kurang lebih 1500 pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia,” ucap Rafi.
Di tahap pertama, panitia menjaring sekitar 45 peserta terpilih untuk melaju ke seleksi berikutnya. Kemudian, menjalani serangkaian tes, antara lain tes psikologi, tes fisik, hingga wawancara.
Dari 45 besar, panitia mengumumkan 15 nama yang lolos mengikuti program Ajudan Milenial Gubernur Jabar Future Leaders Batch V tahun 2023.
Kegiatan mendampingi Gubernur Jawa Barat sebagai ajudan ini merupakan hal yang sangat luar biasa, terutama bagi pemuda sebagai agent of change.
“Semoga kegiatan ini dapat membawa perubahan positif dan menggerakkan semangat pemuda-pemudi yang lain untuk dapat turut serta berperan aktif dan berkontribusi positif untuk pembangunan dan kemajuan Bangsa Indonesia kedepannya," Beber Rafi.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Batam dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Lebih Bermanfaat dari Mobil Dinas Kaltim Rp8,5 M, Ini 4 Alokasi Alternatif Versi Ferry Irwandi
-
Raihan Rencanakan Aniaya Mahasiswi UIN Suska Riau Sejak November 2025
-
Kasus Kekerasan Atlet Panjat Tebing: Menpora Buka Layanan Aduan, Komisi X Desak Sanksi Maksimal