PURWASUKA - Tumpukan sampah di Tempat Pembuatan Sampah (TPS) Jatirasa yang nyaris meluber ke badan jalan menimbulkan bau kurang sedap. Hal ini dikeluhkan oleh warga sempat.
Menurut seorang warga bernama Supri (35), tumpukan sampah itu sangat menganggu warga setempat karena menimbulkan aroma menyengat yang sampai menusuk hidung.
Bahkan, penuhnya sampah disana sampai ada yang terbang ke rumah warga akibat terbawa angin. Dikatakannya, meski sering diangkut selama dua hari sekali namun jumlah sampahnya masih menggunung.
“Saya pribadi sangat terganggu, sampahnya sering terbang ke rumah-rumah, baunya juga enggak sedap. Suka lihat diangkut 2 hari sekali, tapi kadang kalo mobilnya udah penuh, langsung pindah mobilnya. Gak sampai bersih gitu,” katanya, Selasa, 7 Maret 2023.
Dia menyarankan, pemerintah untuk membenahi TPS tersebut dengan penutup agar tidak mengganggu masyarakat. Selain itu, sebaiknya pun TPS tersebut dipindahkan saja.
“Sampah ini bukan dari kita aja, tapi pengendara motor dan mobil juga suka buang sampah sembarangan di sini. Kami ingin supaya TPS-nya dipindahkan atau minimal diberikan tutup,” katanya.
Sementara itu, Kepala UPTD Kebersihan Wilayah 1 Karawang, Luki Mantra Dwi Putra membenarkan, adanya tumpukan sampah di Jatirasa. Hal itu disebabkan oleh rusaknya mobil pengangkut titik tersebut.
Pihaknya tumpukan gunungan sampah akan segera diangkut menggunakan mobil pengganti.
“Karena TPS di Jatirasa kan banyak yah, memang kita biasanya selang-seling ngangkutnya. Tadi dapat info, mobilnya lagi berkendala (rusak) dan sedang diperbaiki. Secepatnya akan kita angkut pake mobil pengganti,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Baca Juga: Berikut Lokasi SIM Keliling Karawang Rabu 8 Maret 2023
Di samping itu, ia mengaku telah bekerja sama dengan warga setempat dan kelurahan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Karena disitu banyak TPS, biasanya orang suka main lempar aja. Untuk melarang, SDM kita kurang jadi minta kerjasama ke warga setempat dan kelurahan,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator