PURWASUKA - Ketersedian beras di Kabupaten Karawang diklaim Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) aman jelang Ramadan 2023. Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Karawang, Ahmad Rifai.
Rifai menerangkan, stok beras di Karawang masih aman jelang bulan puasa mendatang. Meskipun pada banjir tahun ini mengakibatkan ribuan sawah di Karawang gagal panen.
“Pasokan beras untuk Kabupaten Karawang, khususnya menjelang Ramadan saat ini titik aman,” ucapnya pada Jumat. 10 Maret 2023.
Dia menerangkan, pihaknya bersama dengan Bulog mengamakan stok beras sejak Februari 2023 lalu. Hal ini sebagai persiapan menjelang ramadan, mengingat konsumsi bahan pokok sering meningkat.
“Pada bulan Februari ini Bulog sudah menyiapkan 1.830.500 kg beras dengan HET Rp 9.450 per kg. Ini upaya kami untuk mengimbangi harga pasar,” katanya.
Sementara itu, Subkoordinator Perdagangan dalam Negeri Disperindag Karawang, Wahyu menambahkan, ketersediaan pangan jelang Ramadan relatif aman meski mengalami sedikit kenaikan.
“Utamanya beras tidak terjadi masalah karena sekarang menjelang panen. Minyak juga kita mulai pengisian ke pasar-pasar,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Kenaikan harga, sambungnya meliputi beberapa kebutuhan pokok seperti cabai, bawang, telur dan daging. Kenaikan terjadi karena ada masalah di daerah yang memproduksi.
“Hasil pantauan kita, naiknya tidak signifikan. Masih dalam batas aman, di angka dua ribu. Itupun karena Karawang bukan daerah yang memproduksi, di sini kan cuman pemasaran. Kita tergantung pada daerah yang men-supply,” pungkasnya.
Baca Juga: Profil Ammar Zoni, Artis yang Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Media Malaysia Tuding Erick Thohir Dalang Aduan ke FIFA soal Skandal 7 Pemain Naturalisasi
-
Kementerian ESDM Beri Izin Perusahaan Israel Garap Proyek Geothermal di Halmahera?
-
Jennifer Coppen Buka Suara Soal Tudingan The Connell Twins Tentang Artis J yang Suka 'Digilir'
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Jangan Hanya Sibuk Nongkrong, Gen Z Harus Punya Asuransi
-
Jeritan Rakyat Kecil: Pajak Opsen Bikin Kantong Bolong, Beban Ekonomi Semakin Berat
-
Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk
-
Pengeroyokan Sopir Truk oleh Petugas Bea Cukai Batam, Komisi III DPR: Tangkap Semua Pelaku!