PURWASUKA - Seorang anak perempuan berusia empat tahun di Kabupaten Purwakarta ditemukan positif polio. Hal ini pun menjadi perhatian Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.
Bahkan, Ambu Anne sapaan akrabanya itu menegaskan tidak pernah menutupi temuan kasus anak yang menderita polio.
"Dari awal kami tidak menutupi," ujarnya, Minggu, 26 Maret 2023.
Menurutnya, temuan kasus ini menjadi pembelajaran agar pihaknya terus-menerus melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya imunisasi lengkap bagi anak.
Untuk penanganan kasus polio, pihaknya akan menindaklanjuti arahan-arahan Kemenkes. Di antaranya dengan mewaspadai penyebaran virus yang dapat menular melalui feses tersebut serta mengirimkan sampel Accute Flaccid Paralysis (AFP) ke kementerian.
Disebutkan kalau polio merupakan penyakit dari virus yang menular melalui feses (buang air besar). Jadi itu bisa dicegah dengan vaksin polio serentak. Selain itu juga tentunya dengan pola hidup bersih dan sehat.
Anne mengimbau agar seluruh warga Purwakarta tidak buang air besar sembarangan, usahakan buang air besar di jamban yang sehat dan bersih.
Sementara itu, Ketua Tim Surveilans Dinas Kesehatan Jawa Barat, Dewi Ambarwati, mengatakan, kasus polio di Purwakarta lebih disebabkan karena gencarnya upaya penemuan.
Pihaknya terus memantau memantau dan mewaspadai kemungkinan potensi penyebaran polio menyusul temuan satu kasus positif polio di Purwakarta.
"Dari sampel yang dikirim pada 14 Maret 2023, Dinkes Jabar dan Dinkes Purwakarta mendapatkan laporan hasilnya positif virus polio tipe 2 VDVP. Sampel tersebut dari seorang anak perempuan usia 4 tahun 5 bulan warga Kampung Cadas Bodas, Desa Tegal Datar, Kecamatan Maniis," katanya melansir dari Antara.
Sementara itu, untuk penanganan polio di Purwakarta, Dewi menyebutkan kalau pihaknya bersama Dinkes Purwakarta, Kementerian Kesehatan RI, serta WHO telah turun ke Desa Tegal Datar, Kecamatan Maniis, Purwakarta untuk melakukan langkah penyelidikan epidemiologi polio.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Atas Nama Sahur, Sampai Kapan Kebisingan yang Kehilangan Adab Dimaklumi?
-
Ketahuan? Netizen Curiga Inara Rusli Pakai Akun Palsu untuk Balas Komentar Nyinyir
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
Minta Maaf di Era Broadcast: Kegelisahan Pribadi Menjelang Idulfitri
-
Olla Ramlan Go International Lewat Serial Walid Season 2, Perankan Anak Kiai yang Manipulatif
-
Respati Ardi Pastikan Disnaker Solo Buka Posko Aduan THR, Ini Alurnya
-
Divonis 8,5 Tahun, Eks Bupati Lampung Timur Wajib Kembalikan Rp3,9 Miliar Kasus Pagar Rumah Dinas
-
Rudy Susmanto Kembali Rombak 21 Pejabat Kabupaten Bogor, Cek Daftar Lengkapnya