PURWASUKA - Bali United FC sukses memutus tren negatif tak pernah menang dalam empat laga terakhir dengan menekuk Arema FC dengan skor 3-1 pada laga tunda pekan ke-21 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion PTIK Jakarta, Senin (27/3/2023) malam.
Uniknya kemenangan yang diraih Bali United dengan kondisi pemain yang timpang karena Novri Setiawan mendapat kartu merah di menit ke-48.
Mereka harus bermain dengan 10 pemain dan sukses mencetak tiga gol melalui gol Ilija Spasojevic di menit ke-41, Privat Mbarga di menit ke-67, dan Yabes Roni di menit ke-81.
Sementara Arema FC hanya bisa memperkecil ketertinggalan melalui gol Evan Dimas di menit ke-84.
Menanggapi kemenangan yang diraih tim, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra mengapresiasi semangat juang pemain yang menjaga fokus dan berkonsentrasi penuh sepanjang laga demi bisa meraih tiga poin dari Arema FC.
“Kita main bagus hari ini (kemarin), saya pikir tim punya semangat punya konsentrasi bagus di dalam pertandingan sudah bisa menang dari babak pertama,” tutur pelatih yang akrab disapa Teco itu.
“Babak kedua, meskipun kita kehilangan satu pemain karena kartu merah. Kita tetap punya organisasi permainan yang bagus dan kita tetap berani menyerang,” sambungnya.
Juru taktik asal Brasil itu mengungkapkan keberhasilan Bali United tidak terlepas dari kesempatan yang diberikan pemain untuk sejenak berkumpul bersama keluarga.
Karena masa jeda pertandingan melawan Arema FC yang cukup banyak dimanfaatkan Stefano Cugurra untuk merefresh kondisi psikologis pemain.
Baca Juga: Menu Berbuka Puasa Ala Korea, Ini Resep dan Cara Membuat Kimbab Sederhana di Rumah
“Saya pikir ini sangat penting buat pelatih dan pemain bertemu dengan keluarga,” tandasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026