PURWASUKA - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Jakarta gelar aksi unjuk rasa untuk mengecam PDIP atas tindakan telah melaporkan pengamat politik, Rocky Gerung kepada pihak Kepolisian.
Unjuk rasa yang tergabung dalam Aktivis Mahasiswa HMI digelar pada Jumat (4/8) di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam aksi protes mereka, kelompok aktivis mahasiswa ini membakar ban bekas dan bendera PDIP sebagai simbol protes atas tindakan tersebut.
“Kami sangat prihatin dengan sikap PDIP yang dianggap arogan dan berpotensi merusak demokrasi,” ujar koordinator aksi, Raja Rambe.
Raja menyayangkan sebagai partai politik yang berhaluan demokrasi, PDIP dinilai tidak memahami sistem demokrasi itu sendiri.
Padahal, menurut Raja, Pasal 28 UUD 1945 telah menjamin hak kebebasan berserikat dan berkumpul, menyuarakan pendapat melalui lisan dan tulisan, serta hak-hak lainnya yang diatur dalam undang-undang.
Lebih lanjut, Raja menyatakan bahwa tuduhan yang dialamatkan oleh PDIP kepada Rocky Gerung merupakan Pasal 28 ayat 2 UU ITE, yang merupakan delik aduan sesuai dengan keputusan bersama Menkominfo, Jaksa Agung, dan Kapolri No 229 Tahun 2021, No 154 Tahun 2021, No KB/2/VI/2021 tentang Pedoman Implementasi atas Pasal Tertentu dalam UU ITE.
“Artinya, pelapor harus menjadi korban langsung, dan jika dilakukan atas nama DPP PDIP, harus ada Surat Kuasa dari Presiden Jokowi,” tegasnya.
Dalam aksinya, massa HMI juga mengungkapkan sejumlah sikap. Sikap pertama, HMI meminta PDIP untuk melakukan evaluasi total atas tindakannya yang arogan.
Baca Juga: Sienna Anak Marshanda Mantap Pilih untuk Berhijab Meski Baru 10 Tahun
Sikap kedua HMI menyatakan mendukung Rocky Gerung dan siap melawan PDIP yang arogan. Sikap ketiga menilai PDIP sebagai parpol haluan demokrasi, tapi tak faham sistem demokrasi.
Sikap keempat, HMI meminta hentikan tindakan arogansi PDIP yang mengekang kebebasan menyampaikan pendapat. Terakhir, sikap kelima HMI meminta bersihkan PDIP dari provokator anti demokrasi.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
7 Alasan Lapangan Hatta Jadi Spot Olahraga Pagi Favorit di Palembang, Ramai Komunitas Sehat
-
BRI Dominasi Penghargaan Dealer Utama 2025, Dukung Pembiayaan Negara
-
Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!
-
Konsisten di Pasar Keuangan, BRI Borong 3 Gelar Dealer Utama Terbaik
-
Dua Tahun Beroperasi, Bos Judi Online Beromzet Miliaran Rupiah Diamankan Bareskrim
-
Saingan Berat! 6 Serial Barat Non-Netflix yang Wajib Ditonton April 2026
-
41 Kode Redeem FF 2 April 2026, Waspada April Mop dari Garena
-
Perkuat Pasar SBN, BRI Sabet Tiga Penghargaan Dealer Utama 2025
-
Hati-Hati "Antek" Asing Berinsang: Sisi Gelap Ikan Sapu-Sapu yang Merusak Ekosistem
-
Sebut Kajari Karo Lakukan Dua Kesalahan Fatal dalam Kasus Amsal Sitepu, Anggota DPR: Pindahin Saja!