"Aktivitas kendaraan dan emisi disektor industri masih bisa kita kendalikan. Kita juga melakukan pengujian berkala untuk kualitas udara di Purwakarta," ujarnya.
Waspadai Penyakit
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Purwakarta, drg. Elitasari Kusuma Wardani meminta masyarakat untuk tetap disiplin saat beraktifitas di luar rumah, seperti menggunakan masker. Banyaknya debu saat kemarau bisa memicu terjadinya penyakit lain selain ISPA, yakni batuk pilek (Common Cold), sinusitis, radang tenggorakan akut, Laringitis akut dan Pneunomia (Radang Paru-paru).
"Usahakan menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah agar debu tidak langsung masuk ke hidung dan mulut kita, debu dijalan apabila masuk langsung ke rongga hidung bisa menyebabkan alergi dan infeksi, dan memicu terjadinya batuk filek, radang tenggorokan serta lainnya," katanya.
Adanya peningkatan penderita ISPA di kota-kota besar di Jawa Barat seperti Depok dan kota Tasikmalaya sempat mendapat perhatian karena adanya peningkatan penyakit ISPA diwilayah tersebut.
Untuk antisipasi hal itu, Elita mengaku, sejauh ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk penanganan kualitas udara di Purwakarta. Bahkan, laporan yang diterimanya tidak ada peningkatan untuk penderita ISPA.
"Kualitas udara di Purwakarta masih cukup baik, tidak ada lonjakan penyakit seperti ISPA. Data dari Januari-Juli 2023 penderita penyakit itu sekitar 2160 kasus. Data itu tidak jauh berbeda dari tahun 2022, dari Januari-Agustus penderita 2442 kasus,"katanya
Menurut Elita, masyarakat harus menjaga asupan gizi seimbang dengan mengonsumsi buah dan sayur didalam upaya mencegah ISPA ditengah terpaan cuaca panas saat ini.
Selain itu, diharapkan juga selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dilingkungan tempat tinggal. Seperti rajin mencuci tangan dengan sabun agar terhindar dari kuman penyakit.
Baca Juga: 3 Drama Korea Dibintangi Sooyoung SNSD Selain 'Not Others', Hits Semua!
"Biasakan mengonsumsi vitamin atau suplemen dan olahraga rutin guna menjaga imun tubuh, sehingga mencegah beragam penyakit tidak menular seperti ISPA," kata Elitasari.***
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Tangis Pecah di DPR, Ibu Santri Korban Pembakaran Ungkap Ancaman Sebelum Anaknya Tewas
-
BNI Tegaskan Kasus KUR Jember Berawal dari Laporan Perseroan
-
Mengapa Remake '402 Rumah Sakit Angker' Gagal Memikat Seperti Gonjiam Versi Asli?
-
Teror Bom Saat MPLS, Gegana Sterilisasi SD di Jagakarsa
-
Kenalkan Budaya Betawi Sejak Hari Pertama, MTsN 41 Jakarta Gelar Palang Pintu
-
FSF Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Pelatih Timnas Senegal Pape Thiaw
-
Pemuda Trash Ranger Indonesia sebagai Delegasi Puncak IGYLS 2026
-
Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama
-
Karyawan di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau saat Cari Sinyal HP
-
Krisis Murid Baru, SD di Boyolali Cuma Punya 1 Siswa Saat MPLS