/
Minggu, 03 September 2023 | 18:15 WIB
Pameran Lukisan (Istimewa)

PURWASUKA - Pameran lukisan tunggal bertemakan Sayap Patah karya Irjen Polisi Chryshnanda Dwilaksana di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan, Kota Bandung resmi dibuka hari ini, Minggu (3/9/2023).

Ada sebanyak 347 karya Kasespim Polri itu yang dipamerkan. Menurut sang empunya karya, tema Sayap Patah merupakan refleksi terhadap kondisi sosial budaya Tanah Air yang terjadi saat ini. 

"Ini karya-karya merupakan suatu refleksi atas situasi dan kondisi yg terjadi sekarang ini memang kita harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan harmoni maka hidup dan kehidupan ini bisa mendukung produktivitas," ujar jenderal bintang dua itu kepada awak media, Mingu (3/9/2023). 

Chryshnanda menerangkan, melalui pameran ini, dia mencoba memperlihatkan kontradiktif jika persatuan dan kesatuan bangsa tak terjaga. 

"Kalau kita lihat sayap itu harmoni, ketika sayap ini patah terluka sakit dan kontraproduktif dan suasananya menjadi disharmoni. Ini karya suatu refleksi agar kita sadar teringat untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa ini. Apapun suasananya apapun situasi kondisinya jangan terpancing untuk menghancurkan karena kita harus cita sebagai anak bangsa," katanya.

Sebagai seorang polisi, Chryshnanda mengakui jika tak mudah mencuri waktu untuk menjalani hobinya ini. Melukis sendiri, kata dia sudah menjadi hobinya sejak masih duduk di bangku sekolah.

"Saya (suka melukis) dari SD. Jadi dengan kecintaan ini, (waktu melukis) pasti ada bisa di luangkan. Untuk mencari ruang dan tempat cari apa saja ekspresi," ucapnya. 

Sementara itu Kurator pameran Sayap Patah, Isa Perkasa mengatakan saat Chryshnanda menyodorkan soal tema pameran, ia langsung menyambut baik keinginan Jendral bintang dua polisi tersebut.

Pasalnya tema yang diangkatnya itu, bertepatan dengan mendekati tahun politik. Hal itu pun lanjut Isa menjadi bagian penting juga, karena tema pameran mengangkat soal isu persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga: Mulan Jameela Disebut Bukan Selingkuhan Ahmad Dhani, Pengakuan Maia Estianty Ini Disorot: Seolah Tersakiti

"Jadi waktu tema yang disodorkan tentang Sayap Patah itu tentang situasi tahun politik ini. Itu bagi bagi saya menjadi poin penting karena memang seperti pemilu sebelumnya kita terpecah dalam satu rumah saja bisa saling bermusuhan," katanya.

"Saya lihat jangan sampai terjadi seperti (kemarin)ini, jangan sampai politik identitas dipakai lagi. Karena dampaknya ada bom bunuh diri," katanya.

Menurutnya Isa, sosok Chryshnanda merupakan seseorang yang produktif. Dia tengah kesibukannya perwira tinggi polisi itu tetap meluangkan sedikit waktunya, untuk berkarya.

"Beliau luar biasa produktifnya jadi hiperproduktif. Ditengah kesibukannya sebagai polisi dan rektor Sespim yang sibuk sekali dapat menginspirasi kita, saya juga sebagai seninam tidak seproduktif itu," pungkasnya. 

PURWASUKA - Pameran lukisan tunggal bertemakan Sayap Patah karya Irjen Polisi Chryshnanda Dwilaksana di Gedung Pusat Kebudayaan, Jalan Naripan, Kota Bandung resmi dibuka hari ini, Minggu (3/9/2023).

Ada sebanyak 347 karya Kasespim Polri itu yang dipamerkan. Menurut sang empunya karya, tema Sayap Patah merupakan refleksi terhadap kondisi sosial budaya Tanah Air yang terjadi saat ini. 

Load More