/
Rabu, 13 September 2023 | 19:15 WIB
Info grafis bencana Badan Penanggulangan Bencana Purwakarta di Bulan Agustus 2023 (Dok. Bpbd Purwakarta)

PURWASUKA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mencatat sebanyak 69 kali bencana melanda Purwakarta di bulan Agustus 2023.

"Selama bulan Agustus 2023, sesuai dengan catatan kami, ada 69 kejadian bencana," Kata Kepala Pelaksana BPBD Purwakarta, Heryadi Erlan W.D, SSTP, yang akrab di sapa Abah Erlan saat dihubungi pada Rabu, 13 September 2023.

Ia mengatakan, jenis bencana yang terjadi di bulan Agustus 2023 itu di antaranya kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta bencana lainnya. 

Dari bencana itu, diantaranya kekeringan sebanyak 22 titik kejadian, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sebanyak 44 kali kejadian, dan 3 kejadian lainnya. 

Kejadian bencana ini terjadi di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Purwakarta di antaranya, 13 kejadian bencana di Kec. Tegawaru, 4 kejadian bencana di Jatiluhur, 3 kejadian bencana di Plered, 3 kejadian bencana di Sukatani, 7 kejadian bencana di Darangdan. 

Selain itu juga, 9 kejadian bencana di Pondoksalam, 7 kejadian bencana di Pasawahan, 9 kejadian bencana di Purwakarta, 2 kejadian bencana di Babakancikao, 4 kejadian bencana di Bungursari, 6 kejadian bencana di Campaka, dan 2 kejadian bencana di Kiarapedes. 

Sementara kerusakan akibat bencana selama Agustus 2023 itu antara lain, 1 unit rumah, TPT ambruk 1 unit, dan 44 titik lahan/hutan.

Untuk dampak bencana, sesuai catatan BPBD Purwakarta ialah sebanyak 1.706 Kepala Keluarga atau 4.935 jiwa, kata Abah Erlan

Abah Erlan pun menambahkan, semua kejadian bencana ini juga kita sampaikan melalui infografis bencana, dan kami menghimbau agar seluruh pihak untuk tetap waspada, mengingat di Purwakarta saat ini sedang dilanda musim panas, yang mengakibatkan kekeringan dan juga mudahnya terjadi kebakaran. 

Baca Juga: Soal Kebakaran di Cibungur, Dandim 0619 Purwakarta Bilang Begini

"Kami terus mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya bencana," pungkasnya.

Load More