PURWASUKA - SMPN Satap Parungbanteng 2, Kabupaten Purwakarta memaksimalkan pembelajaran berbasis lingkungan dengan mengajak para siswa untuk belajar diluar ruang kelas.
Pembelajaran tersebut sebagai bentuk upaya sekolah dalam memberikan nuansa baru tentang proses pembelajaran di alam bebas.
Kali ini, para pelajar di ujung barat Kabupaten Purwakarta itu diajarkan cara membuat kerajinan dari eceng gondok.
Kepala SMPN Satap 2 Parungbanteng, Mokhamad Aripin mengungkapkan, melalui kegiatan seperti ini, sekolah memang harus bisa memberikan kegiatan baru terhadap para siswa dalam mengikuti pembelajaran.
"Jadi tidak harus di dalam kelas tetapi mereka harus bisa memanfaatkan berbagai alam untuk belajar sesuai tema yang sekolah ajarkan. Kali ini kami ajarkan anak-anak cara membuat kerajinan dari eceng gondok," ucap pria yang akrab disapa Kang Ipin itu, pada Kamis, 19 Oktober 2023.
Menurutnya, eceng gondok selama ini mungkin dianggap sebagai tanaman yang mengganggu. Namun, di tangan orang-orang kreatif, gulma yang dianggap mengganggu perairan justru menjadi sumber rezeki.
"Untuk ikut Kita, mengajak para siswa-siswi SMPN Satap 2 Parungbanteng untuk lebih kreatif dan bisa mengolah eceng gondok menjadi barang-barang kerajinan yang bernilai guna dan elok. Sebagaimana diketahui di wilayah Kecamatan Sukasari eceng gondok mudah di dapat," ungkapnya.
Selain itu, lanjut Kang Ipin, kegiatan-kegiatan tersebut juga sebagai perwujudan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
"Sekolah sangat fokus dalam memperjuangkan pendidikan karakter peserta didik, salah satunya dengan mencintai lingkungan," ujarnya.
Melalui kegiatan, kata kang Ipin, pihaknya segenap warga sekolah mulai dari murid, guru, wali murid dan warga sekitar juga turut peduli terhadap lingkungan.
"Kami semua harus turut serta dalam mengupayakan lingkungan hijau yang bersih dan sehat. Serta melatih kesadaran siswa agar menumbuhkan rasa cinta kasih dan sayang terhadap lingkungan hidup di sekitarnya," ungkap Kang Ipin.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik, Menhub: Jawa Barat Jadi Titik Fokus
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Samsung Galaxy A07 5G Resmi Rilis di Indonesia: HP Rp2 Jutaan dengan Baterai 6000mAh dan Fitur AI
-
Penjelasan Ending The Art of Sarah, Siapa Sebenarnya Sarah Kim?
-
Bupati Afni Protes Dana Transfer ke Daerah Siak Dipangkas 50 Persen
-
Polisi Pastikan Bocah Tewas di Mranggen Demak Murni Bunuh Diri
-
Min Hee Jin Menang Gugatan Rp292 Miliar, Apa Respons HYBE Selanjutnya?