SUARAPURWOKERTO.ID, Perjalanan wisata (traveling) biasanya erat kaitannya dengan fotografi. Dikarenakan setiap perjalanan wisata, sayang jika tidak diabadikan.
Perjalanan wisata dekat dengan kegiatan foto, entah foto pemandangan, foto portrait, foto essay, hingga foto narsis.
Agar perjalanan semakin menarik, banyak orang yang membawa kamera ke tempat wisata, mulai dari kamera yang sederhana seperti kamera ponsel hingga kamera DSLR lengkap dengan beragam perlengkapannya.
Selain ditentukan oleh kualitas alat yang digunakan, hasil foto juga dipengaruhi oleh kemampuan orang yang menggunakan alat tersebut.
Pengguna kamera ponsel juga tetap saja bisa menghasilkan foto yang menarik untuk dinikmati. Ingin foto-foto travelingmu menjadi lebih menarik? Coba 5 tips foto perjalanan wisata berikut ini:
1. Mengambil gambar dengan sudut pandang yang unik
Jika kita terbiasa mengambil gambar dari posisi kita berdiri atau duduk, cobalah dengan yang lebih rendah atau lebih tinggi. Memang akan terasa lebih sulit untuk dilakukan, namun hasilnya akan terlihat lebih berbeda dan lebih menarik untuk dinikmati.
Terkadang, Anda hanya perlu mengubah perspektif saat melihat sebuah kejadian. Untuk menemukan dunia baru setiap hari ternyata tak sesulit yang dibayangkan.
2. Perhatikan komposisi foto
Ada beberapa aturan tak tertulis tentang peletakan objek dalam frame sebuah foto. Ada aturan Rule of thrids yang meletakkan objek dalam foto pada sepertiga frame. Ada juga aturan Golden Ratio yang menempatkan objek pada perbandingan 1 : 6 dalam frame.
Ada juga yang sengaja meletakkan objek dalam foto di tengah-tengah frame. Tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar, semua tetap bisa kita nikmati dengan cara masing-masing.
3. Masukkan bingkai alami dalam foto
Selain bertujuan untuk melakukan isolasi terhadap objek yang tidak kita inginkan masuk ke dalam foto, pembingkaian sebuah foto juga bertujuan untuk menambah kesan ruang dalam foto tersebut. Bingkai tersebut bisa kita dapatkan dengan beragam bentuk, semisal jendela, dahan pohon, dedaunan, gapura dan sejenisnya.
4. Mengambil foto saat golden hour
Golden hours dalam fotografi terjadi pada waktu setelah dan sebelum matahari terbenam atau terbit. Biasanya cahaya akan maksimal dan menghasilkan gambar yang bagus ketika pukul 5-7 pagi atau 4-6 sore. Disebut golden hours karena pada saat itu cahaya matahari menerpa subjek foto dari sudut miring sehingga memberi dimensi dan tekstur yang kaya dan memiliki warna yang terkesan hangat.
5. Bawalah kamera terbaik kamu
Kamera yang terbaik bukanlah kamera yang mahal, namun adalah kamera yang biasa kamu pakai. Semua fitur dan kemampuan kamera tersebut telah kamu kuasai, walaupun itu hanyalah kamera ponsel.
Bagaimanapun juga hasil sebuah foto memang bisa ditentukan oleh kemampuan sebuah alat, namun 'rasa'dari sebuah foto hanya bisa ditentukan oleh sang pemegang alat. (Arif Kusuma Fadholy)
Berita Terkait
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
-
BRI Easy Card Bikin Acara Jajan dan Jalan Makin Seru, Transaksi Online Dijamin Aman
-
Perempuan dan Tren Solo Traveling yang Semakin Populer, Apa yang Dicari?
-
Traveling Makin Praktis, Sewa Mobil Kini Bisa Dipesan Lewat Aplikasi
-
Gaya Hidup Premium Meningkat, Transaksi Kartu Kredit Buat Kuliner dan Traveling Tumbuh 10 Persen
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau
-
Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut
-
Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
-
Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi