SUARAPURWOKERTO. ID, Kesenian tradisional kuda lumping berkembang di berbagai daerah di Jawa hingga sekarang.
Kesenian itu sampai kini masih mudah ditemui dalam berbagai kesempatan. Penggemar kuda lumping, baik sebagai pemain atau seniman, maupun sekadar penikmat atau penonton masih banyak.
Gelaran kuda lumping atau jaran kepang pun selalu ramai penonton. Terlebih, pertunjukan itu memadukan unsur seni dan magis sehingga menarik penonton.
Ternyata kesenian tradisional itu sudah lama ada di Nusantara.Jaran kepang adalah kesenian tinggalan nenek moyang yang masih dilestarikan hingga sekarang.
Sebuah foto jadul yang diunggah nettizen menunjukkan kesenian itu sudah berkembang di zaman penjajahan.
Dalam foto yang diunggah akun Hilman Saja itu, tertulis keterangan, Tentara Belanda sedang menyaksikan pertunjukan kuda kepang di daerah Dadapayam, Semarang. 1948. Foto itu bersumber dari Nationaal Archief
Dalam foto itu tampak dua warga pria memainkan kesenian jaran kepang. Mereka menari sambil menunggang replika kuda yang terbuat dari anyaman bambu (kepang).
Bentuk replika kuda kepang itu mirip sekali dengan bentuk jaran kepang yang masih dilestarikan warga saat ini. Hanya ukurannya lebih besar, seukuran kuda aslinya, sehingga mereka seolah memang sedang menunggang kuda.
Di samping mereka terlihat beberapa tentara Belanda yang fokus menyaksikan pertunjukan mereka. Warga asing itu tampak terhibur dengan pertunjukan itu, terlihat dari raut wajahnya yang ceria dengan senyuman.
Berita Terkait
-
Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace
-
Desa Karangrejo Bangkit: Kuda Lumping Go Digital, Siap Kuasai Pasar Global!
-
Mengenal Seni Tari Jaranan, Hiburan yang Merakyat
-
Semarak Pesta Kembang Api Sambut Tahun Baru 2023 di TMII
-
Beragam Hiburan Temani Perayaan Malam Pergantian Tahun di TMII
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
7 Makeup Khusus Remaja Sekolah: Tips Tampil Segar Tanpa Kena Tegur Guru
-
Tanpa Dua Motor Serangan, Bhayangkara FC Hadapi Persija dalam Kondisi Pincang
-
BRI Raih Penghargaan Domestik, Perkuat Peran di Pasar SBN Nasional
-
Rachel Vennya Ngamuk, Okin Mendadak Jual Rumah yang Seharusnya untuk Anak
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Aksi Kamisan ke-902 Soroti Teror Air Keras, Aktivis Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
BRI Sabet Penghargaan Domestik Kinerja Dealer Utama Terbaik
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
Gempa Guncang Sulut, Puan Maharani Minta Pemerintah Sigap Pastikan Keselamatan Warga
-
BRI Borong Penghargaan Domestik Dealer Utama SBN Terbaik 2025