/
Minggu, 05 Juni 2022 | 09:10 WIB
jabarprovgoid

PURWOKERTO.SUARA.COM, Warganet digegerkan dengan pernyataan seorang pria yang menyebut kasus hilangnya putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz di Sungai Aare, Swiss settingan.

Ini terlihat  dari  unggahan video di akun TikTok @mayayosewang, Sabtu (05/06/2022).

"Mungkin orang ini nggak punya hati ya, kok bisa ya ngomong gitu," bunyi keterangan video tersebut dikutip dari suara.com  

Video itu menampilkan tangkapan layar akun @kevinwijayaoey yang mengomentari hilangnya putra Ridwan Kamil di unggahan terakhir akun instagram Eril.

Akun itu malah  menuliskan komentar mengejutkan dengan menyebut ada settingan di balik kasus hilangnya Eril di sungai Swiss hanya settingan.

"Sebelumnya maaf kalau saya lancang, bukannya saya nggak punya perasaan, empati atau apapun itu. Tapi menurut saya, saya berspekualasi ini hanyalah sebuah rekayasa atau settingan agar pak Ridwan Kamil menang capres,"ujar akun itu

Selain itu, pria ini juga mengatakan hilangnya Eril sebagai trik marketing untuk mendongkrak elektabilitas Ridwan Kamil.

“Dan menurut gue, itu strategi dan teknik marketing mereka, and its okay nggak masalah juga sebenarnya. Cuman gue mau kasih tau intinya jangan gampang kemakam hoaks," ungkapnya.

"Zaman sekarang di era modern ini penuh drama dan isinya settingan semua tentang kebahagian dan kesedihan," tandasnya.

Sontak komentar pedas itu membuat warganet lain geram. Mereka mengecam pernyataan akun yang menuduh ada settingan di balik kasus itu.

"Ya Allah kok gitu sih. Semisal kamu diposisi pak Ridwan gimana," tutur akun @f3nty**.

"Astaghfirullah berfikirlah positif, nggak ada orang tua yang mau kehilangan anak. Apalagi kalau sampai membuat setingan," imbuh akun @wargi**.

"Kalau bisa milih pasti pak Ridwan Kamil milih gak jadi presiden daripada kehilangan anaknya," sahut akun @anty**.

Load More