PURWOKERTO.SUARA.COM, MAGELANG-Kreatifitas ditunjukkan sekelompok petani muda dari lereng Gunung Merapi Kabupaten Magelang. Mereka berhasil merekayasa bunga Bougenville atau bunga kertas sehingga lebih istimewa.
Melalui sejumlah metode penyambungan alami, tanaman yang cukup populer ini berubah tampil lebih cantik dengan tiga puluh lebih kelopak bunga beraneka warna pada satu batangnya. Okulasi sambung pucuk dan tempel, sambung lilit antara bogenvile lokal dan impor.
Eko Prayitno, salah satu anggota Kelompok Tani Muda Milenial Desa Paten menyampaika, proses penyambungan ini memerlukan ketelatenan karena butuh waktu 4-7 bulan hingga tanaman berbunga.
Ia adalah petani hortikuktura yang hobi mengoleksi bunga Bougenfille. Siapa sangka, hobi menyambung tanaman itu bisa menambah nilai ekonomi.
"Berlatar belakang hobi karena Bougenfille unik bisa bunga aneka warna. Sekarang satu pohon bisa ada bunga hingga 30 jenis warna,"kata Ekodikutip dari portal resmi Pemkab Magelang
Bunga Bougenville yang memiliki nama ilmiah Bougainvillea adalah jenis tanaman hias yang cukup populer, memiliki banyak jenis, warna bunga dan dipercaya membawa keberuntungan. Tanaman hias dengan kelopak tipis seperti kertas ini juga digemari karena perawatannya yang cukup mudah.
Dari semua keistimewaan itu, para petani muda di Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang berhasil merangkumnya dalam satu dahan pohon.
"Jenis 100 ikon, ada Citra Monduring, Sufia Indiana, Black Maria. Harga jual Rp 75.000-100rb. kalau tampilannya bagus bisa mencapai jutaan tergantung karakter batang kerumunan dan jenis sambungan," jelasnya.
Sementara itu Kepala Dusun Paten, Asmari menceritakan kelompok tani muda di Desa Paten berdiri tahun 2018 lalu.
Baca Juga: Pekan Pertama Timnas U-16 Latihan di Yogyakarta, Kemampuan Berkembang Pesat
Mereka pun kini melakukan transformasi dari petani hortikultura ke budidaya bunga populer Bougenville. Metode okulasi sambung pucuk, tempel, dan lilit ini memungkinkan dalam satu pohon menghasilkan sekitar tiga puluh dua jenis bunga bougenville aneka warna nan cantik.
"Kita bersyukur, kreatifitas petani milenial Paten masuk dalam 10 nominasi ajang kreatifitas dan Inovasi (Krenova) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2022," ujar Asmari
Bunga Bougenville ini pun sangat laris dijual melalui media sosial. Harga jual bunga mulai Rp 75.000 hingga jutaaan rupiah tergantung jumlah bunganya. Bahkan karena tingginya permintan, pihak kelompok Tani Milenial hingga kekurangan stok.
"Anggota kelompok tani 35 anak muda, selain budidaya bougenville, strowbery dan produksi pupuk kering sehingga repot juga," terangnya.
Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Ade Srikuncoro Kusumaningtyas mengapresiasi kegiatan para petani muda Desa Paten ini.
Ditambahkan Ade, wilayah desa Paten Ini merupakan kawasan pertanian yang perlu dipertahankan melalui inovasi dan teknologi agar lebih berkembang. Untuk itu dibutuhkan kegiatan seperti ini,adaptasi teknologi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK