/
Selasa, 19 Juli 2022 | 22:00 WIB
Anak SD (ilustrasi) (suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Pengguna TikTok dengan nama akun @ziapolumulo mengunggah vidio prank kelulusan SD pada Jumat 17 Juli 2022. Vidio tersebut memperlihatkan sang murid yang menangis karena sedih. 

"Jadi ceritanya ada siswaku yang di-prank ga lulus. Iya berasal dari keluarga yang kurang mampu tapi ia rajin banget sekolahnya dibandingkan sama teman temanya yang sudah punya kelebuhan finansial," tulis di halaman akun @ziapolumulo.

Terhadap video itu situasi kelas terlihat ramai bersama dengan murid berseragam SD. Tampak sang murid yang menangis sedih waktu dinyatakan bukan lulus. Apalagi temannya di dalam video pun ikut menangis mendengar hal itu.

Sementara memahami bahwa dirinya dinyatakan lulus sang murid kemudian menangis bersama dengan histeris. Para guru juga ikut sedih saksikan sang murid. Dikarenakan terhadap dasarnya ia adalah murid yang terlalu baik di kelas.

Alhasil para guru lalu memberitahu bahwa dirinya sebatas dikerjai saja. Begitu sadar ia sebenarnya lulus, sang murid segera terlihat berlutut dan sujud syukur. @Ziapolumulo juga menuliskan bahwa semata-mata sang murid ini saja yang sujud syukur dikarenakan haru.

Sang guru juga mendoakan sehingga sang anak didik mampu sukses kelak. Mereka pun tapak saling berpelukan untuk merayakan kelulusan itu di di dalam video.

Sayangnya sebagian warganet tampak bukan setuju bersama dengan aksi mengerjai itu. Menurut warganet sang anak miliki beban yang amat berat untuk dikerjai layaknya tersebut. Mereka juga menyebutkan bahwa hal tersebut mampu berdampak buruk terhadap mentalnya.

"Tapi ga kurang relevan untuk diprank.. kasian beban mereka saat itu berat," Repost @Winterrpooh.

"Yang sepenting FYP yaa, mental anak nomor sekian, Asiaap" tambah @deepikasymth.

Baca Juga: Berani Merokok di Hotel Madinah Didenda Rp 800 Ribu

"Bisa trauma lo bun.. niatnya suprise tapi kalau ga hadiah dibelakang itu kasian, habis diprank dapat hadiah mungkin beda kisahnya," repost @Winterrpooh.

“Habis diprank dikaish hadiah aku gak papa, tetapi memainkan hati orang yang di bawah berasal dari kata mampu tersebut sakit smoga sukses ya adik, aku dulu ngerasain juga,” repost @Anirohani5562.

Warganet lainnya juga merasa takut kecuali-kecuali anak mereka nanti dikerjai layaknya ini. Pasalnya untuk ukuran anak SD, mereka sebenarnya masih kecil. Tak hanya tersebut, warganet juga ikut mendoakan sehingga sang murid sanggup sukses kelak.

“SD era sekrang sudah ngeprank-ngeprank-an… menjadi takut nanti kalau anakku lulus.. liat nangis tak kuat aku,” repost @Kenie_91.

“Ikut netes air mataku semoga kelak jadi orang sukses ya dek,” repost @Maya_8077.

Load More