/
Kamis, 21 Juli 2022 | 07:53 WIB
Longsor timbun pekerja di Sukabumi

PURWOKERTO.SUARA.COM, SUKABUMI-Longsor terjadi di Kampung Jabongardu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (20/7/2022). Insiden itu menyebabkan tiga orang tertimbun. Sementara empat warga lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Tim SAR gabungan masih mengevakuasi satu korban yang tertimbun di RT 3/3, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, setelah dua lainnya berhasil dievakuasi sebelumnya.

Satu korban tertimbun atas nama Irwan (34), warga Kampung Jabonrawa RT 4/3, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. 

“Sementara satu orang berhasil diselamatkan dan satu korban lainnya masih dalam proses evakuasi," kata Camat Cidahu Jenal Abidin di Sukabumi, Rabu.

Hingga saat ini, Rabu malam (20/7/2022),  satu korban lainnya atas nama Abdullah (29) warga Kampung Jabonrawa RT 4/3, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu masih dalam proses evakuasi.

Informasi yang dihimpun dari personel Palang Merah Indonesia atau PMI Kabupaten Sukabumi yang ikut dalam operasi kemanusiaan tersebut, bencana tanah longsor ini terjadi saat enam orang pekerja tengah membangun rumah. 

Tanpa diduga, tiba-tiba tebing setinggi enam meter dengan panjang enam meter longsor menimpa para pekerja bangunan.

Saat kejadian, tiga pekerja berhasil menyelamatkan diri. Namun nahas bagi tiga pekerja lainnya gagal menyelamatkan diri dan tertimbun. Warga yang melihat kejadian itu berhasil menyelamatkan satu pekerja yang tertimbun. sementara Irwan dan Abdullah tidak berhasil dievakuasi.

Tim SAR gabungan dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, TNI, Polri, Tagana dan relawan serta dibantu masyarakat langsung meluncur ke lokasi. Tidak lama kemudian, tim berhasil mengevakuasi jasad Irwan yang kondisinya sudah meninggal dunia.

Baca Juga: Kronologi Pria Jatuh dari Menara Gereja Blenduk Semarang

Staf Humas PMI Kabupaten Sukabumi Ariel Solehudin menambahkan hingga saat ini tim SAR gabungan masih berada di lokasi untuk mengevakuasi satu korban lainnya.

"Titik korban yang masih tertimbun sudah ditemukan dan saat ini kami masih berupaya menggali tanah yang menimbunnya. Kemungkinan besar korban atas nama Abdullah kondisinya sudah meninggal dunia," tambah pria yang akrab disapa Iding. (Antara)

Load More