PURWOKERTO.SUARA.COM – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan A (Ahyudin) pendiri sekaligus mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Ibnu Khajar Presiden ACT menjadi tersangka.
Selain itu, Bareskrim juga menetapkan dua tersangka lainnya, masing-masing HH dan NIA anggota pembina ACT. Sehingga total 4 (empat) tersangka.
Demikian disampaikan Kombes Pol Helfi Assegaf Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, dalam konferensi persnya, Senin 25 Juli 2022 di Mabes Polri.
“Jadi pada pukul 15.50 WIB, telah ditetapkan empat tersangka, yakni saudara A, IK, H dan NIA,” ujar Helfi.
Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka, lanjut Helfi, keempatnya belum ditahan, karena penyidik perlu berkoordinasi lagi.
” Penyidik akan koordinasikan lagi dulu untuk penangkapan dan penahanan,” jelasnya.
Sekadar diketahui, dalam kasus ACT ini, Bareskrim melakukan penyidikan terkait dugaan penyalahgunaan dana bantuan kompensasi untuk korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 pada tahun 2018.
Pada saat itu, Boeing menunjuk ACT sebagai pengelola dana sosial. Awalnya, dana diperuntukkan untuk membangun fasilitas pendidikan sesuai dengan rekomendasi para ahli waris korban.
Tetapi dalam perjalanannya, dana yang diberikan itu diduga disalahgunakan di antaranya untuk kepentingan pribadi para petinggi ACT. (Anik Al Sajawi)
Baca Juga: Tiga Warga Surabaya Tewas Akibat Pesta Miras
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Jangan Terjebak Macet! Pahami Aturan Buka Tutup Jalur Puncak Jelang Idul Fitri
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan
-
Siaga Satu Arah! Polisi Pantau 6 Titik Rawan Macet Puncak Jelang Sore Hari
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Pratama Arhan Pamer Gandengan Baru, Reaksi Azizah Salsha di Luar Dugaan
-
Film Reminders of Him, tentang Cinta dan Penebusan Dosa yang Menggelora
-
Jadi Amal Jariyah, Vidi Aldiano Sumbang Sound System untuk Masjid Polsek Ciputat Timur
-
4 Ide OOTD Soft Girly ala Winter aespa untuk Look Feminin Simpel
-
Cara Aman Touring Jarak Jauh Saat Libur Lebaran Ala Yamaha Riding Academy