PURWOKERTO.SUARA.COM Maut adalah rahasia Tuhan. Manusia tak bisa menghindar jika ajal telah datang. Begitu pun sebaliknya, sekeras apapun perjuangan seorang untuk menghilangkan nyawa sendiri atau orang lain, misi itu tidak akan pernah berhasil jika belum ajal.
Seperti dialami yang RW, istri anggota TNI yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal di Jalan Cemara III Banyumanik Semarang.
Upaya pembunuhan itu diduga didalangi oleh suami korban sendiri, Kopda M yang seorang anggota TNI.
Tapi takdir berkata lain. Meski ditembak dua kali dari jarak dekat, RW tak juga mati. Ia bahkan masih sempat memukulkan tas ke pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Ia juga masih bisa berjalan masuk ke rumah sembari memeluk putrinya meski ada peluru yang bersarang di perutnya. Singkatnya, misi itu pun gagal. RW masih hidup dan saat ini masih dirawat di rumah sakit.
Sudah gagal, para pelaku pun kini harus meringkuk di penjara setelah polisi berhasil membekuk mereka. Suami korban, Kopda M yang saat ini masih dalam pengejaran juga bakal menyusul untuk memertanggungjawabkan perbuatannya.
Ternyata, upaya pembunuhan ibu itu bukan pertama kalinya. Dari keterangan tersangka, menurut Kapolda, RW berkali-kali mau dibunuh. Namun upaya itu selalu gagal. RW masih segar bugar.
Luthfi mengatakan, sebulan sebelum peristiwa penembakan, pelaku sudah disuruh untuk membunuh korban dengan cara diracun.
Pelaku juga sempat disuruh mencuri di rumah korban. Namun bukan harta benda yang menjadi target, melainkan RW yang harus mati dalam aksi pencurian itu. Tak hanya itu, upaya menyakiti korban bahkan ditempuh lewat ilmu Hitam (santet).
Baca Juga: Baim Wong Minta Maaf dan Miliki Rencana Cabut Kepemilikan Citayam Fashion Week
"Sebulan lalu dia perintahkan Babi racun istrinya. Yang kedua pura-pura mencuri targetnya istri mati. Kemudian yang ketiga menggunakan santet, " katanya
Namun segala tuduhan yang dialamatkan ke suami korban, Kopda M itu masih sebatas dari keterangan pelaku atau saksi. Luthfi mengatakan, pihaknya masih akan meng kroscek keterangan itu kepada Kopda M yang saat ini masih buron.
Sebelumnya, polisi telah menangkap lima pelaku penambakan istri anggota TNI, RW di waktu yang berbeda. Dari kelima tersangka, empat di antaranya adalah pelaku penembakan, serta satu lainnya penyedia senjata api diduga rakitan.
Polda Jateng mengungkap kronologi sebagaimana berikut,
Senin, sekitar pukul 11.38 Wib, mereka beraksi untuk menarget korban. Dua pelaku membuntuti korban saat pulang menjemput putrinya dari sekolah. "Tembakan dilakukan oleh pelaku (Babi) dua kali, " kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi
Tembakan pertama tembus hingga proyektilnya tertinggal di TKP. Setelah tembakan pertama, pelaku sempat kembu ke posko berjarak sekitar 200 meter dari TKP. Karena belum mematikan, pelaku mendapat instruksi dari suami korban korban untuk menembak untuk kedua kalinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal