PURWOKERTO.SUARA.COM, Lama tak terdengar kabarnya, sosok Jenderal yang merakyat itu kembali viral. Ia ternyata sudah pensiun dari institusi Kepolisian. Sayang karirnya harus terhenti karena faktor usia. Padahal sosok sepertinya digadang bisa mengembalikan citra Polri yang humanis dan pelayan rakyat.
Dalam video yang beredar di media sosial, ia tak lagi mengenakan seragam kebesaran. Tampak Irjen Pol (purn) Umar Septono bekerja menggali tanah bersama sejumlah petani di areal persawahan.
Selepas pensiun, Umar memang memutuskan pulang ke kampung halaman. Ia memilih bertani dan membersamai masyarakat kecil di desanya. Tidak ada lagi penghormatan yang berlebihan kepadanya seperti saat masih menjabat Kapolda.
Namun Umar terlihat menikmati profesi barunya. Di sela aktivitasnya di sawah, Umar memberikan pesan mendalam.
“Hidup dunia adalah panggung sandiwara. Hanya sementara dan permainan,”katanya
Ia mengenang dulu saat masih menjabat Kapolda, ia selalu memegang tongkat kebesaran. Tongkat komando itu diimpikan setiap anggota Polri mendamba jadi pimpinan. Memilikinya adalah sebuah kebanggaan.
Saat berjalan, ia selalu dikawal ajudan. Setiap orang atau anggota yang dia temui selalu mengangkat tangan memberikan penghormatan. Betapa mewah jabatan itu di Kepolisian.
Namun ia sadar, ternyata jabatan itu hanya sebentar. Ada masa dimana ia harus meninggalkan apa yang telah ia usahakan selama ini hingga di puncak karir.
Saat pensiun, ia harus mengembalikan tongkat saktinya ke insititusi yang pernah membesarkan namanya.Seragam kebesaran dengan pangkat bintang dua harus ia tanggalkan. Semua fasilitas yang sempat melekat padanya harus ia lepaskan.
Baca Juga: Kebumen Ajukan Kuota ASN 596, 448 di Antaranya Formasi Guru
Saat ini, Umar kini sudah memiliki tongkat pengganti. Tongkat dari besi yang lebih berat diangkat.
Umar menancapkan batang besi itu sekuat tenaga ke tanah sawah, lalu mengungkitnya agar tanah keras tersebut terangkat. Ia terlihat sedang menggali tanah bersama teman-teman petaninya yang berbekal cangkul.
“Dulu saya punya tongkat, pakainya begini, hormatnya begini. Sekarang sudah pensiun Tuhan menghendaki saya punya tongkat tapi mainnya begini (sambil menancapkan tongkat besi ke tanah),”katanya membandingkan tongkat komandonya dulu dengan alat kerjanya sekarang
Ia sebenarnya ingin menyampaikan pesan, agar orang-orang yang saat ini memiliki kedudukan penting dan punya kekuasaan agar tidak sombong. Sebab semua itu hanya titipan yang pada saatnya harus ditinggalkan. Ia meminta kesempatan itu untuk menjaga agama dan melindungi kaum yang lemah.
“Makanya jangan sombong. Karena pangkat jabatan, tongkat itu sementara gak ada artinya. Silakan gunakan untuk menjaga agama Allah dan lindungi yang lemah,”katanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Skandal di Balik Kematian Dosen Semarang: Mantan Perwira Polisi Didakwa Pasal Berlapis
-
3 Aspek yang Bikin Ezra Walian Layak Bela Timnas Indonesia
-
HUT ke-12 Suara.com Luncurkan Aura Research, Platform AI untuk Analisis Data dan Monitoring Isu
-
Berapa Liter Air Putih yang Sebaiknya Diminum saat Malam Hari?
-
Gedung Tinggi Dilarang Sedot Air Tanah, PAM Jaya Ingatkan Ancaman Sinkhole Hantui Jakarta
-
Lonjakan 8,2 Juta Pemudik Berpotensi Picu Kemacetan, PHRI DIY Targetkan Okupansi Hotel 85 Persen
-
3 Zodiak yang Mendapat Harapan Baru untuk Masa Depan Mulai 12 Maret 2026
-
Menhan Banyak Urusan, Gian Kasogi: Isu Keamanan Jangan Jadi Instrumen Politik Menuju 2029
-
5 Rekomendasi Lulur Mandi Terbaik Mencerahkan Kulit di Alfamart
-
Kementerian ESDM: Pengujian B50 Diprediksi Rampung Maret Ini