PURWOKERTO.SUARA.COM, Pemilihan Calon Presiden 2024 masih panjang. Namun sejumlah lembaga survei sudah mulai meriset elektabilitas sejumlah tokoh yang digadang bakal mendaftar sebagai Capres 2024.
Baru-baru ini, menurut hasil Survei for Political Communication Studies (CPCS) yang di rilis pada Kamis (4/8), elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto berhasil menepati posisi pertama dengan persentase sebesar 23,1 persen.
Menurut Direktur Eksekutif CPCS, Tri Okta dalam keterangannya mengungkapkan, Prabowo mendapatkan posisi tertinggi.
“Prabowo berhasil merah elektabilitas tertinggi dalam bursa capres, sedangkan Anies dan Ganjar bersaing ketat di posisi tiga besar,” ungkap Tri Okta, di Jakarta.
Di lain sisi, posisi kedua dan ketiga masih diperebutkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Mengutip dari Antara, setelah sempat unggul pada survei bulan April 2022, Ganjar kembali disalip oleh Anies. Anies berada di posisi kedua dengan elektabilitas 20,4 persen selisih tipis di atas Ganjar yang mendapatkan 20,0 persen.
Menurut penuturan dari Tri Okta, bursa capres kali ini didominasi tiga besar saja yaitu Prabowo, Ganjar dan Anies yang masin-masing berhasil menembus angka 20 Persen.
“Peluang ketiganya diusung sebagai capres semakin besar, lebih-lebih jika elektabilitas terus bergerak naik,” jelas Okta.
Dari elektabiltas ketiga tokoh tersebut membuat jarak yang lebar dengan nama-nama lainnya, seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (5,6 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (4,3 persen) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (3,3 persen).
Baca Juga: Petani Magelang Sukses Budidaya Sawo Sebesar Kepala, Panen Satu Pohon Bisa Beli Motor
Kemudian ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (2,8 persen), Ketua DPR RI Puan Maharani (2,0 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (1,8 persen) dan yang terakhir Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (1,5 Persen).
Ketiga nama teratas, kata Okta, memiliki peluang yang sangat besar untuk dijadikan calon presiden. Sedangkan, nama-nama di bawahnya memiliki peluang untuk menjadi pasangan cawapres.
Survei CPCS dilakukan pada 22-27 Juli 2022 dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili setiap provinsi yang diwawancarai secara tatap muka. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Ganjar Pranowo Unggul di Lembaga Survei Lain
Sebelumya, Lembaga Survei Politika Research and Consulting juga melakukan survei elektabilitas capres 2024.
Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperoleh posisi paling atas sebagai calon presiden sebesar 30 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
-
Hasil Liga Champions: Barcelona Tersingkir Meski Menang dari Atletico Madrid
-
Hasil Liga Champions: PSG Hancurkan Liverpool dengan Agregat 4-0
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan