PURWOKERTO.SUARA.COM - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengabulkan permohonan Bharada E sebagai justice colaborator (JC), Senin 15 Agustus 2022. LPSK sebelumnya melakukan asesmen terhadap Bharada E untuk menentukan keputusan terhadap permohonan JC dari Bharada E.
Dengan pengabulan permohonan sebagai JC, maka Bharada E berada dalam perlindungan LPSK. Bharada E juga akan mengungkap informasi yang ia ketahui terkait pembunuhan Brigadir J.
Bharada E menjadi saksi kunci karena berada dilokasi saat penembakan Brigadir J. Bahkan ia menjadi satu di antara eksekutor Brigadir J.
Terbongkarnya skenario awal kasus ini merupakan hasil dari keterangan Bharada E. Berkat keterangan Bharada E, skenario palsu terungkap hingga penyidik menetapkan tersangka hingga empat orang.
Bharada E sebelumnya mendapat perlindungan darurat. Ini tak lepas dari risiko ancaman keselamatan Bhada E sendiri. Setelah menjadi JC, perlindungan darurat dicabut dan mendapat perlindungan penuh LPSK.
LPSE mengusulkan penahanan Bharada E tidak dicampur dengan pelaku kejahatan lain. Ini demi menjaga keselamatan Bharada E. Keselamatan keluarga Bharada E juga menjadi perhatian LPSK.
Komnas HAM Periksa TKP Penembakan Briadir J
Komnas HAM memeriksa lokasi penambakan terhadap Brigdir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Jl Duren Tiga. Kedatangan Komnas HAM untuk memverifikasi sejumlah keterangan dengan fakta di lapangan.
"Apa saja yang dicek, tentu saja semua yang berkaitan dengan kasus ini," ujar Beka Ulung Hapsara, anggota Komnas HAM.
Dalam pemeriksaan lokasi, KomnasHAM didampingi penyidik Timsus dan Irwasum Polri. Komas HAM datang pukul 15.00 WIB. Hingga berita diturunkan, proses pemeriksaan Komas HAM masih berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
realme C100 Series Bawa Baterai Monster 8000mAh dan AI Gemini, Siap Cetak 'Champion' Masa Depan!
-
Tantangan Adopsi Toyota Hilux Listrik Bagi Pengusaha Akibat Selisih Harga
-
Viral Isu Bank Asing Tarik Dana Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ini Faktanya
-
Dua Aksi Demo Digelar di Jakarta Pusat Hari Ini, 415 Personel Gabungan Disiagakan
-
BUMN Kini Tak Boleh Bisnis Semaunya Sendiri, Harus Satu Arah yang Sama
-
Possession Semu Berujung Petaka, John Herdman Evaluasi Total Pertahanan Timnas Indonesia
-
Haier H100M96GUX Dobrak Pasar High-End: QD-MiniLED, Audio KEF, dan Refresh Rate 240Hz!
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan
-
8 Ciri-ciri Rumah yang Membawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui
-
3 Gol, 3 Poin, dan 1 Baju Dibuang: Cerita Unik Kemenangan Vietnam atas Indonesia