/
Minggu, 14 Agustus 2022 | 22:06 WIB
Brimob berjaga di rumah irjen Ferdy Sambo

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Ketua Harian Kompolnas Irjen Pol (Purn) Benny Mamoto mengaku terjebak pada skenario palsu peristiwa penembakan Brigadir Yoshua (J) di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo

Kompolnas ikut dihujat karena sempat memberikan informasi atau kronologi kejadian berdasarkan versi Kepolisian. Padahal belakangan, narasi itu ternyata salah alias skenario palsu untuk menutupi fakta sebenarnya. 

Benny mengaku tidak bermaksud menyampaikan informasi tak benar ke masyarakat. Ia hanya mengutip kronologi peristiwa itu dari sumber resmi Kepolisian. 

“Saya sampaikan dari sumber resmi yang ternyata berbohong. Saya jadi korban,”katanya

Benny pun mengaku menjadi korban skenario palsu yang dibuat polisi saat penyidikan awal kasus itu. Ia pun mengaku sangat marah telah dibohongi. Kemarahannya lebih-lebih kepada orang yang menyusun skenario ini. 

Karena gara-gara itu ia jadi ikut kena imbasnya.

“Banyak korban yang ditimbulkan karena peristiwa ini,”katanya

Ia mengatakan, semua pihak telah menjadi korban kebohongan ini, termasuk Kompolnas. Terlebih, Kompolnas dalam melakukan pengawasan dan memeroleh fakta tidak diberi wewenang untuk melakukan investigasi layaknya Komnas HAM. 

Karena itu, fakta yang diterima pihaknya hanya berdasarkan klarifikasi dari pihak terkait. 

Baca Juga: Fakta Dibalik Permintaan Fee 15 T Deolipa

Seperti diketahui, fakta yang disampaikan Kepolisian berubah 180 derajat setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Mulanya dikatakan sempat terjadi baku tembak antara Brigadir J dengan Bharada E yang diawali dugaan pelecehan seksual Brigadir J ke istri Ferdy Sambo.

Belakangan, kronologi yang disampaikan polisi kemudian dikutip Kompolnas itu terbantahkan menyusul ditemukannya fakta baru. Para penyidik dan polisi yang ikut mengamankan TKP diperiksa hingga dinonaktifkan dari jabatannya karena diduga melakukan pelanggaran etik. 

Fakta yang terbongkar kemudian, Brigadir J murni menjadi korban pembunuhan berencana, dan tidak terjadi aksi baku tembak di rumah Sambo.

Load More