PURWOKERTO.SUARA.COM, BOGOR - Klub milik Raffi Ahmad, Rans Nusantara FC harus kembali menelan pil pahit usai dibantai Persija Jakarta pada laga kelima BRI Liga 1, Sabtu 20 Agustus 2022. Macan Kemayoran mengamuk di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor dan menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Kekalahan ini semakin membenamkan posisi Rans dipapan klasemen sementara Liga 1. Hingga pekan kelima, Rans baru mengemas poin 2 hasil dari dua kali seri dan tiga kali kalah. Dengan poin 2. Rans berada di urutan 17 klasemen sementara Liga 1.
Ini menjadi kekalahan ketiga The Phoenix di BRI Liga 1. Sedangkan bagi Macan Kemayoran merupakan kemenangan kedua.
Tiga gol Persija dicetak oleh Hanno Bahrens menit ke-14. Dan dua gol lagi diborong oleh Abdulla Yusuf Helal di menit 37 dan 40.
Pelatih Rans FC, Rahmad Darmawan (RD) mengaku bertanggung jawab atas kekalahan tersebut, karena dalam setiap pilihan selalu ada risiko yang diambil. Salah satu penyebabnya adalah kesalahan taktik yang ia gunakan.
"Selamat buat Persija atas raihan tiga poin. Dan terima kasih kepada pemain Rans FC yang sudah memperbaiki di babak pertama," kata RD usai laga.
"Pilihan yang salah, kami memakai dua penyerang sejak menit pertama. Kemudian kami kalah di lini tengah dan kesulitan saat mendapat tekanan. Saya baru bisa mengubah di babak kedua, dan ini kesalahan saya," tambahnya.
Menurut RD, anak asuhnya juga sudah berjuang dengan maksimal di babak kedua. Bahkan menciptakan beberapa peluang namun tidak terjadi gol.
Hal yang hampir sama dikatakan oleh pemain Rans FC, Alfin Tuasalamony. Ia mengatakan dalam sepak bola pasti ada risiko yang harus diambil.
"Seperti yang coach RD bilang ada risiko yang diambil. Kami kebobolan di babak pertama dan baru bisa memperbaiki di babak kedua. Semoga ke depan lebih baik lagi," kata Alfin.
Dengan hasil ini, RANS FC pun berada di peringkat 17 dengan dua poin hasil dari dua kali imbang dan tiga kali kalah. Sedangkan Persija di peringkat tujuh dengan delapan poin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura