/
Jum'at, 26 Agustus 2022 | 09:28 WIB
Striker PSIS Semarang, Carlos Fortes, pada sesi latihan mengenakan jersey dengan sponsor situs berita. PSIS sementara stop kerja sama dengan sponsor ini. (psis.co.id)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Beberapa hari terakhir pecinta bola Tanah Air ramai membincang perjudian dalam persepakbolaan di Indonesia. Ini tak lepas dari isu beking judi oleh aparat kepolisian yang dipicu spekulasi kasus Sambo.  

Tak tanggung-tanggung, tiga klub Liga 1 dan PSSI disebut mendapat sponsor dari perusahaan judi online atau yang berafiliasi dengan perusahaan judi online.

Untuk menjernihkan tudingan itu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar rapat virtual dengan klub-klub untuk mengkonfirmasi secara langsung pada hari Kamis, 25 Agustus 2022.

Ketika dikonfirmasi, perwakilan dari Arema FC, Persikabo 1973 dan juga PSIS membantah bekerjasama dengan perusahaan judi maupun situs judi online. Dari pemaparan perwakilan ketiga klub ini, mereka tidak bekerjasama dengan perusahaan perjudian atau situs judi. 

“Dalam informasi yang disampaikan kepada kami, tiga tim tersebut telah bekerja sama dengan perusahaan portal berita atau media online,” kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita .

Pada awal musim ini, Persikabo 1973 bekerjasama dengan situs berita Sbotop.net. Sedangkan Arema FC bekerja sama dengan situs berita bola88.fun. Sementara itu, PSIS menjalin kerja sama dengan situs berita skor88.news.

Menurut Akhmad Hadian Lukita dalam komunikasi dengan ketiga klub tersebut, perwakilan Arema FC dan PSIS menyebutkan mereka telah menghentikan sementara kerjasama dengan mitra yang dimaksud. Penghentian itu dilakukan sampai ada justifikasi hukum terkait situs portal berita yang dimaksud.

“Penghentian sementara kerjasama itu dilakukan pada satu-dua hari yang lalu. Manajemen Arema FC dan PSIS melakukannya secara sukarela. Tidak ada pemaksaan dari mana pun. Tujuannya murni untuk menjaga agar tidak timbul keresahan di masyarakat,” ucap Lukita dikutip dari pssi.org.

PSSI Turut Bantah Bekerjasama dengan Perusahaan Judi
Sekjen PSSI Yunus Nusi angkat bicara soal isu dukungan perusahaan judi di balik persepakbolaan tanah air. Ia mengatakan selama ini PSSI tidak bekerjasama atau ikut bekerjasama dengan situs online tersebut.

Baca Juga: Habis Berhubungan Badan, Apakah Suami-Istri Harus Mensucikan Rambut yang Rontok?

"Tidak boleh sepak bola itu meresahkan. Jadi dipastikan para anggota kami untuk mengambil langkah terbaik. Sebelum ada hal-hal yang meresahkan Saya sarankan agar dihentikan dulu kerja sama itu,” ujarnya.

Load More