PURWOKERTO.SUARA.COM, Membunuh adalah perbuatan keji dan termasuk dosa besar. Umat Islam pun diharamkan membunuh orang, terlebih terhadap saudara sesama muslim. Namun bukan berarti dosa membunuh tidak bisa diampuni. Ini karena rahmat dan sifat pengampunan Allah sangat besar kepada hambanya yang berdosa.
Jika seorang pembunuh benar-benar bertaubat dan tidak mengulangi perbuatannya lagi, insya Allah Allah yang Maha Pengampun akan mengampuni.
Ada kisah menarik soal pembunuh taubat seperti diceritakan Ustaz Dr.KH.Arrazy Hasyim atau Buya Arrazy. Dahulu di masa Bani Isroil, hiduplah seorang pembunuh keji. Tidak tanggung-tanggung, ia telah membunuh 99 orang.
Setelah membunuh 99 orang, pria itu menyesali segala perbuatannya dan ingin bertaubat. Ia datang kepada seorang ahli ibadah dan menceritakan pengalaman pahitnya membunuh 99 orang.
Ia bertanya apakah masih ada kesempatan taubat untuk dirinya yang bergelimang dosa. Ahli ibadah itu ternyata memberikan respon negatif dan mengklaim tak ada kesempatan bertaubat untuk pembunuh sepertinya. Dosanya sudah teramat besar karena pekerjaan jahatnya hingga ahli agama itu memandangnya najis.
Sontak pembunuh itu tersinggung. Ia menghunuskan senjata tajam dan langsung menikam tubuh ahli ibadah itu hingga meninggal.
“Lengkap sudah 100 orang yang dia bunuh,”katanya
Setelah genap membunuh 100 orang, pria itu semakin menyesal karena harus mengulang perbuatannya. Ia kembali mengembara mencari ahli agama yang bisa membimbingnya untuk bertaubat.
Hingga ia menemukan ahli agama di tempat lain, ia kembali menceritakan dosanya membunuh banyak orang. Bahkan orang ke 100 yang dia bunuh adalah ahli ibadah atau orang yang taat kepada Allah.
Baca Juga: Jaga Kesehatan Hewan Peliharaan, Perhatikan Anggota Tubuhnya
Orang saleh itu menerima baik kedatangan pembunuh itu. Ia menyebut tidak ada yang boleh menghalangi seorang untuk bertaubat kepada Allah. Ia pun membimbing orang itu bertaubat dengan syarat mau meninggalkan kampung dan lingkungan atau komunitas jahatnya.
Pembunuh itu akhirnya berhijrah dari kampungnya dan bertaubat menangis kepada Allah. Di tengah perjalanan ia berhijrah, kematian menjemputnya.
Pembunuh yang bertaubat itu pun diampuni dosanya dengan rahmat Allah Yang Maha Kuasa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar