Berkaitan dengan larangan boros dan berlebihan dalam menggunakan sesuatu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
Artinya: “Makan, minum, bersedekah dan berpakaianlah kalian tanpa berlebih-lebihan dan sombong.” (Hadis riwayat Imam Ibnu Majah) Ma’asyiral muslimim wal mu’minin...
Selain kita dilarang untuk boros dan berlebihan dalam menggunakan sesuatu, kita juga diperintahkan untuk melestarikan dan menghemat sesuatu yang kita punya. Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepada para sahabat untuk hendaknya ketika ingin tidur agar mematikan lampu api terlebih dahulu, menutup pintu rumah, menutup bak air, menutup wadah makanan dan minuman.
Rasulullah bersabda demikian dikarenakan ada salah seorang warga yang tidur dan tidak mematikan lampu apinya, kemudian api tersebut jatuh dan membakar seluruh rumahnya. Rasulullah mewanti-wanti keselamatan para sahabat beserta harta benda yang mereka punya. Imam al-Bukhari meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya:
: () . : :
Artinya: “Dari Jabir ra. berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Matikanlah lampu-lampu pada malam hari ketika kalian hendak beristirahat, dan tutuplah pintu-pintu, tutuplah bak-bak air, tutuplah makanan dan minuman.’
Hammam berkata, ‘Aku menduga Atha berkata: ‘Tutuplah walau hanya dengan sebatang ranting’.”
Jamaah salat Jumat yang dirahmati Allah subhanahu wa ta’ala Meskipun hadis di atas memiliki sebab peristiwa tertentu, ada pelajaran yang dapat kita ambil yaitu perlunya upaya untuk menjaga sesuatu yang kita miliki.
Dengan mematikan lampu api di malam hari, tentunya ada upaya berupa menghemat bahan bakar yang dimiliki oleh para sahabat. Hal ini tentunya apabila kita kontekstualisasikan di masa sekarang masih relevan terkait menghemat BBM yang kita miliki.
Baca Juga: Poligami Solusi HIV/AIDS? Ini Pandangan Ulama Tentang Poligami dan HIV/AIDS
Dengan mengamalkan hadis ini dengan menyesuaikan zaman sekarang setidaknya akan memberikan dampak yang positif berupa adanya kebiasaan menghemat di tengah-tengah masyarakat muslim terhadap penggunaan BBM.
Kendati menghemat BBM pun terkadang tidak menjadi solusi bagi sebagian orang, setidaknya ada aksi yang kita lakukan daripada tidak sama sekali. Sebagaimana dikatakan dalam kaidah fikih, “Sesuatu yang tidak dapat dilakukan semuanya, maka jangan ditinggalkan semuanya”.
Setidaknya, dengan menghemat bahan bakar kita telah berupaya untuk membantu pelestarian sumber daya alam. Sehingga dengan demikian, akan timbul dampak-dampak lainnya yang positif, yang dapat memberi manfaat baik bagi manusia maupun alam semesta.
. ***
Khutbah II
. . . : . . . . .
Penulis: Ustadz Amien Nurhakim, Musyrif Pesantren Luhur Ilmu Hadis Darus-Sunnah dan Mahasiswa Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Sumber: https://islam.nu.or.id/khutbah/khutbah-jumat-mari-hemat-bbm-gu9T2
Tag
Berita Terkait
-
Tips Menghemat Bahan Bakar Saat Berkendara, Pas Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Ini Hadis Nabi dan Keterangan Para Ulama tentang Dianjurkannya Ziarah Kubur
-
Polresta Banyuwangi Tutup SPBU yang Diduga Jual Pertalite Campur Air
-
Heboh di Tengah Isu Harga BBM Naik, SPBU di Banyuwangi Diduga Campur Pertalite dengan Air, Diketahui saat Motor Mogok
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026