PURWOKERTO.SUARA.COM – Playtopia, wahana bermain anak di sebuah mal di Surabaya mengunggah klarifikasi terkait insiden pengusiran cucu Mensos, Tri Rismaharini, Sabtu 3 September 2022.
Klarifikasi yang diunggah dikolom caption berbunyi:
Kami segenap manajemen Playtopia senantiasa berkomitmen untuk memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan dan mendidik dengan tetap mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengunjung.
Menindaklanjuti kejadian yang terjadi di Playtopia, Ciputra World, Surabaya pada 31 Agustus 2022, kami telah bertemu dengan pihak keluarga pengunjung yang bersangkutan dan menyelesaikan kesalahpahaman yang terjadi.
Terima kasih untuk perhatian temanPLAY. Semoga hal ini dapat semakin membuat Playtopia menjadi tempat yang menghadirkan Never Ending Hapiness bagi temanPLAY.
Klarifikasi ini menuai komentar beragam dari warganet. Di antara mereka adalah akun @aldiirza yang menulis “Kok kayak membantah gitu klarifikasinya??”
Adapun akun @xolochristian08 menulis komentar “Kok klarifikasi? Harusnya permohonan maaf. Klo klarifikasi itu sama dengan mengelak kejadian. #Boikot.”
Sementara akun @fitriauxiliamenulis “Masalahnya bukan soal prokesnya, tapi lebih ke diskriminatifnya, kalau emang bener-bener jaga prokes mestinya anak-anak lain yang ga pakai masker diusir juga dong, masa pilih-pilih.”
Adapun yang berkomentar setuju dengan sikap Playtopia. Misalnya Akun @newbeginiing yang menuliskomentar “Kalau aku pribadi kok malah seneng ya diingetin buat taat prokes, karena kadang anak gak nurut klo kita yang ngasih tahu.”
Baca Juga: Komnas HAM: Penyidik Polri Harus Hati-hati, Ferdy Sambo Bukan Orang Sembarangan
Pada unggahan poster, Playtopia menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Playtopia menyampaikan komitmen untuk membuat tempat bermain yang aman dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.
"Atas nama manajemen Playtopia kami turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," tulis unggahan akun Instagram Playtopia.id.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian