PURWOKERTO.SUARA.COM, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman buka suara perihal hubungannya dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang menjadi sorotan publik akhir-akhir ini.
Disharmoni di tubuh TNI sebelumnya sempat dilontarkan politikus PDI Perjuangan Effendi Simbolon. Di tengah isu disharmoni itu, ia juga menyinggung anak Jenderal Dudung yang gagal masuk Akademi Militer (Akmil).
Panglima TNI Jenderal TNI mengonfirmasi ia baik-baik saja dengan Jenderal Dudung. Ia juga menyebut anak Jenderal Dudung sudah diterima masuk di Akmil.
KSAD Jenderal Dudung saat dikonfirmasi wartawan menyatakan, hubungannya dengan Jenderal Andika baik-baik saja. Bahkan ia telah melaksanakan perintah Panglima TNI untuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR. Ini karena ia diminta untuk mengecek kesiapan Batalyon 143 yang akan berangkat ke daerah operasi.
“Saya sebagai pimpinan Angkatan Darat, saya cek kesiapannya, karena akan digunakan panglima. Saya cek latihannya bagaimana, kesiapan materialnya. Itu lebih penting,”katanya
Terkait kabar dirinya biasa tak bersama panglima, Dudung mengingatkan penyebar isu seperti itu perlu diwaspadai. Ia menyebut itu adalah ancaman internal yang suka mengganggu kesatuan bangsa.
Ia kembali menegaskan dirinya dan panglima TNI tidak ada masalah. Jenderal Andika dan dia punya kesibukan masing-masing sesuai tupoksinya. Ia juga menyebut sempat bertukar pesan (SMS) dengan Panglima TNI tersebut.
“TNI solid. Kalau ada perbedaan itu biasa, dinamika,”katanya
Baca Juga: Hukum Berbohong kepada Orang yang Mau Berbuat Zalim
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?