PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA- Pesawat pribadi yang sempat digunakan mantan Karo Paminal Divpropam Brigjen Pol Hendra Kurniawan ke Jambi menjadi sorotan. Hendra diketahui pergi bersama Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, AKP Rifazal Samual Bripda Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu, dan Briptu Mika guna menjelaskan penyebab kematian Brigadir J kepada keluarganya.
Indonesia Police Watch (IPW) mengungkap identitas pemilik jet pribadi atau Privat jet T7-JAB i yang dinaiki Brigjen Hendra Kurniawan ke Jambi.
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyebut, pemilik jet pribadi itu adalah ketua konsorsium judi online di Jakarta.
"Nama (pemilik jet) ini dalam catatan IPW adalah ketua konsorsium judi online Indonesia," katanya melansir Digtara.com--jaringan Suara.com, Senin (19/9/2022).
Ia menyebut, private jet T7-JAB sering dipakai oleh seorang bos perusahaan yang juga mantan narapidana kasus korupsi sekaligus pemilik hotel di Bali, dalam penerbangan bisnis Jakarta-Bali.
Timsus bentukan Kapolri, menurutnya, perlu menelusuri hubungan antara isu Kaisar Sambo, dana judi online sebesar Rp 155 triliun milik Konsorsium 303, dengan pemberian dukungan kepada pencalonan capres tertentu pada 2024.
Ketua IPW, Sugeng Teguh membeberkan mafia pemilik jet pribadi dengan inisial RBT. IPW mencatat RBT merupakan pimpinan konsorsium judi online yang markasnya tidak jauh dari Mabes Polri, yakni di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, "yang hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri," ucap Sugeng.
Dipertanyakan DPR
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Santoso ikut mengkritisi penggunaan pesawat jet pribadi oleh Brgigjen Pol Hendra Kurniawan.
Baca Juga: Lupa Kata Sandi? Cek Pasword Lewat Google Chrome, Begini Caranya
Santoso meragukan Hendra Kurniawan yang hanya berpangkat Brigjen dapat menyewa jet pribadi untuk sekali terbang. Ia yakin Brigjen Pol Hendra menggunakan jet itu bukan dari anggaran Polri.
“Namun ada jadi pertanyaan publik siapa yang meminjamkan privat jet itu, jika menyewa dari mana uangnya?" kata Santoso kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).
Jikapun dipinjamkam, tidak mungkin jet pribadi dipinjamkan secara cuma-cuma. Santoso menilai pasti ada harga lain yang harus dibayarkan.
Karenanya patut dipertanyakan, apa motif mafia judi mau meminjamkan jet pribadi untuk polisi.
"Kalau dipinjamkan siapa yang meminjamkan dan ada motif apa pemilik meminjamkan? Karena tidak ada makan siang gratis," kata Santoso.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026